Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Rusdiansyah.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Kota Palangka Raya diminta memperkuat pendataan dan pengawasan distribusi bantuan air bersih selama musim kemarau agar penyalurannya tepat sasaran. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan warga yang mengalami kesulitan air bersih mendapat bantuan sesuai kebutuhan.
Anggota Komisi I DPRD Palangka Raya, Rusdiansyah, mengatakan pemerintah perlu mengutamakan masyarakat di kawasan yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih.
Menurutnya, ketepatan data menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan prioritas penyaluran bantuan. Dengan pendataan yang baik, pemerintah dapat menghindari adanya warga yang membutuhkan tetapi belum tersentuh bantuan.
“Pendataan harus dilakukan secara cermat agar bantuan air bersih benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai ada warga yang luput dari perhatian,” ujar Rusdiansyah, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Ia mendorong pemerintah daerah melakukan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami kekurangan air bersih. Pemetaan tersebut diperlukan agar distribusi bantuan dapat disesuaikan dengan kondisi dan tingkat kebutuhan masyarakat di setiap kawasan.
Rusdiansyah juga menilai keterlibatan perangkat kelurahan, ketua RT dan RW, serta unsur masyarakat setempat sangat diperlukan dalam proses pendataan. Mereka dinilai memiliki pengetahuan langsung mengenai kondisi warga sehingga dapat membantu pemerintah menentukan penerima bantuan secara lebih akurat.
Selain pendataan, ia meminta pemerintah melakukan verifikasi dan pemantauan distribusi secara berkala. Langkah ini penting untuk mencegah bantuan terkonsentrasi di wilayah tertentu, sementara daerah lain yang juga mengalami kekurangan air bersih belum mendapatkan pelayanan.
“Pemerintah jangan hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi juga perlu aktif memantau kondisi di lapangan. Pastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan agar bantuan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.
Ia berharap penyaluran bantuan air bersih selama musim kemarau dapat dilaksanakan secara terkoordinasi, merata, dan berkelanjutan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak kekeringan dapat terpenuhi.
Penulis : Eka
Editor : Frans Dodie
