Pemasok tahu untuk SPPG, Yakub Juwari
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Palangka Raya. Para pemasok bahan baku merasakan peningkatan omzet, perluasan usaha, hingga penambahan tenaga kerja sejak bergabung dalam program tersebut.
Yakub Juwari menjadi salah satu pelaku usaha yang merasakan dampaknya. Ia memasok tahu untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Palangka Raya, Jekan Raya, Menteng 1, di Jalan Yogyakarta.
Yakub meningkatkan kapasitas produksinya secara signifikan. Ia kini memproduksi sekitar 5.000 hingga 7.000 potong tahu setiap kali menerima pesanan.
“Dulu saya hanya mempekerjakan dua orang. Sekarang saya mempekerjakan lima orang. Saya juga menaikkan upah mereka karena produksi meningkat. Program MBG membuka lapangan pekerjaan,” kata Yakub, Kamis (30/4/2026).
Ia juga mempekerjakan seorang pensiunan kantor pos. Langkah itu menunjukkan bahwa program MBG memberi peluang kerja bagi berbagai kalangan usia. Selain itu, ia meningkatkan kebutuhan kayu bakar dari satu pikap menjadi empat pikap per hari untuk mendukung produksi. Hal ini secara tidak langsung meningkatkan omzet penjual kayu bakar.
Omzet Pedagang Buah Meningkat

Jefrianto juga merasakan manfaat program MBG. Ia menyuplai sekitar tiga kuintal buah setiap hari untuk kebutuhan dapur MBG.
Ia mencatat kenaikan omzet yang signifikan. Ia sebelumnya hanya meraih Rp700 ribu hingga Rp800 ribu per hari, namun kini ia memperoleh sekitar Rp1,4 juta per hari.
“Permintaan meningkat dan stabil. Kondisi ini membantu kami meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya.
Lansia Tetap Produktif
Liana Asnawi memanfaatkan program MBG untuk tetap produktif di usia 61 tahun. Ia membantu proses produksi di SPPG Kota Palangka Raya, Jekan Raya, Menteng 1, di Jalan Yogyakarta.
“Program MBG memberi saya kesempatan untuk membantu kebutuhan rumah tangga,” katanya.
Liana bersyukur menjadi relawan MBG. Sebab, ia dapat menggunakan penghasilannya untuk membantu biaya pendidikan anaknya.
Menggerakkan Ekonomi Lokal
Kepala SPPG Kota Palangka Raya, Jekan Raya, Menteng 1, Boris Chandra Aulia, menegaskan, program MBG menggerakkan ekonomi lokal melalui skema ekonomi sirkular.
“Program ini menyerap pemasok bahan baku, petani, dan tenaga masak dalam satu ekosistem. MBG menjadi mesin penggerak ekonomi akar rumput,” ujarnya.
Ia menambahkan, program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tersebut menghidupkan pasar tradisional dan meningkatkan pendapatan pelaku usaha lokal.
Editor: Frans Dodie*