Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotawaringin Timur Cok Orda Putra Legawa
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Pemkab Kotim menerima bantuan 66 unit Starlink dari Pemprov Kalteng pada 2026. Bantuan tersebut untuk memperluas akses internet di wilayah terpencil dan daerah blank spot.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotim, Cok Orda Putra Legawa, mengatakan, bantuan tersebut mendukung layanan pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan berbasis digital di daerah.
“Tahun ini kami menerima 66 unit Starlink dari program provinsi. Gunanya untuk mendukung pendidikan sekaligus mempercepat akses informasi di wilayah terpencil,” kata Cok Orda, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, Pemkab Kotim masih menghadapi keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah. Dari 168 desa dan 17 kelurahan, masih terdapat beberapa kawasan yang belum terjangkau internet secara optimal.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah di tengah efisiensi anggaran untuk memperluas layanan internet, terutama bagi pelayanan publik dan digitalisasi pendidikan.
“Masih ada beberapa titik blank spot di Kotim. Bantuan ini kami harapkan bisa mempercepat keterbukaan informasi dan akses data di daerah terpencil,” ujarnya.
Cok Orda menyebut kondisi geografis Kotim yang luas menjadi tantangan dalam pemerataan jaringan internet. Bahkan, di beberapa desa jaringan hanya mampu menjangkau radius sekitar satu kilometer dari titik pemasangan perangkat.
Diskominfo Kotim mengusulkan 66 unit Starlink tersebut setelah melakukan pemetaan wilayah bersama sejumlah organisasi perangkat daerah, termasuk Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.
Pemerintah daerah memprioritaskan pemasangan perangkat di kantor desa, puskesmas pembantu (pustu), dan sekolah yang belum memiliki akses internet memadai, khususnya di wilayah utara Kotim seperti Kecamatan Tualan Hulu, Bukit Santuai, dan Antang Kalang.
“Kami sudah menginventarisasi desa yang belum terjangkau internet agar jaringan ini bisa dimanfaatkan lebih luas untuk pelayanan publik,” katanya.
Ia menambahkan, pemerintah akan memprioritaskan pemasangan Starlink di desa yang telah memiliki jaringan listrik atau penerangan jalan umum (PJU). Namun, pemerintah juga membuka peluang penggunaan panel surya untuk wilayah yang belum teraliri listrik.
Selain bantuan yang sudah disetujui, Diskominfo Kotim juga mengusulkan tambahan 17 unit Starlink untuk mendukung layanan kesehatan di sejumlah pustu.
Cok Orda berharap, pemerintah provinsi segera merealisasikan bantuan tersebut setelah pelatihan teknis operator bagi seluruh kabupaten dan kota penerima program di Kalimantan Tengah.
Editor: Frans Dodie*