Wabup Kotim Irawati mengawal langsung penyaluran bantuan air bersih kepada warga di wilayah yang terdampak kekeringan selama musim kemarau. Foto Ist
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang terdampak kekeringan kini bernapas lega. Mereka menerima bantuan 30 ribu liter air bersih dari pemkab setempat. Bantuan tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih di tengah menurunnya debit sumber air selama musim kemarau.
Pemkab Kotim menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki ke sejumlah desa dan permukiman yang mengalami krisis air. Petugas mendistribusikan bantuan langsung kepada warga yang selama beberapa waktu terakhir kesulitan memperoleh air layak untuk kebutuhan sehari-hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengatakan pemerintah menyalurkan sedikitnya 30 ribu liter air bersih. Ini sebagai respons atas permintaan masyarakat di wilayah terdampak kekeringan.
“Kami memprioritaskan wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat menurunnya debit sumber air,” katanya.
Selanjutnya, pemerintah mendata lokasi yang paling membutuhkan bantuan melalui laporan pemerintah desa dan kecamatan. Pendataan tersebut menjadi dasar penentuan titik distribusi agar bantuan tepat sasaran dan dapat segera dimanfaatkan masyarakat.
Selain memenuhi kebutuhan air bersih, BPBD Kotim terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di lapangan. Apabila kemarau berlangsung lebih lama dan kebutuhan masyarakat meningkat, pemerintah siap menambah pasokan air bersih ke wilayah terdampak.
Sementara itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air selama musim kemarau. Langkah tersebut akan dapat menjaga ketersediaan air bersih hingga kondisi kembali normal.
Pemkab Kotim menegaskan, akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh warga di daerah terdampak kekeringan tetap memperoleh akses terhadap air bersih.
Editor: Frans Dodie*