Ilustrasi
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak karhutla. Salah satunya dengan menyiapkan 72 ribu masker. Dinkes akan membagikan masker tersebut kepada masyarakat jika kabut asap mulai memengaruhi kualitas udara.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan pihaknya telah menyediakan 60 ribu masker untuk orang dewasa dan 12 ribu masker untuk anak-anak. Dinkes menyiapkan stok tersebut sebagai langkah pencegahan agar masyarakat terlindungi dari paparan asap.
Nugroho menjelaskan, Dinkes akan mendistribusikan masker secara bertahap sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Petugas akan memprioritaskan penyaluran ke wilayah yang terdampak kabut asap dan memiliki kualitas udara yang menurun.
Selanjutnya, Dinkes menginstruksikan seluruh puskesmas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Dinkes juga memastikan fasilitas kesehatan memiliki persediaan obat-obatan, alat kesehatan, dan tenaga medis yang memadai untuk melayani masyarakat.
Selain menyiapkan logistik, Dinkes mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kemudian, mengurangi aktivitas di area terbuka ketika kabut asap meningkat, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat untuk menjaga daya tahan tubuh.
Nugroho juga meminta kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita penyakit pernapasan, lebih berhati-hati terhadap paparan asap karena lebih berisiko mengalami gangguan kesehatan.
Sementara itu, Dinkes Kotim terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau kualitas udara dan perkembangan karhutla. Langkah tersebut agar pemerintah dapat merespons cepat apabila kondisi kabut asap semakin memburuk.
Editor: Frans Dodie