Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berbasis online dinilai membuat proses penerimaan murid di Kalimantan Tengah lebih transparan dan terbuka.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengapresiasi penerapan sistem tersebut karena dapat mempersempit ruang praktik titipan, intervensi, hingga berbagai bentuk kecurangan dalam proses seleksi.
Menurutnya, sistem online membuat setiap tahapan penerimaan murid diproses secara otomatis sesuai ketentuan pemerintah. Kondisi ini membuat campur tangan pihak tertentu semakin sulit dilakukan.
“Dengan sistem yang sudah berbasis online, peluang terjadinya intervensi maupun praktik titipan menjadi jauh lebih kecil karena seluruh proses seleksi berjalan secara otomatis sesuai aturan yang berlaku,” ujar Sugiyarto, Senin (6/7/2026).
Ia mengatakan, penerapan sistem yang sama pada berbagai jalur penerimaan, seperti domisili, prestasi, dan afirmasi, memberikan kesempatan yang lebih adil bagi calon murid.
Selain itu, masyarakat dapat memantau proses dan hasil seleksi secara lebih terbuka. Transparansi tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penerimaan murid baru.
Sugiyarto menilai sistem SPMB online perlu terus dipertahankan dan disempurnakan. Evaluasi secara berkala diperlukan agar berbagai kendala dalam pelaksanaan dapat segera diperbaiki.
“Selama sistem dijalankan sesuai ketentuan, ruang untuk melakukan kecurangan sangat terbatas. Ini menjadi langkah positif dalam mewujudkan penerimaan peserta didik yang lebih adil dan transparan,” katanya.
Editor : Frans Dodie