Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, memimpin konferensi pers di Mapolda Kalteng, Selasa (7/7/2026), dan mengultimatum para buronan kasus narkoba serta penyerangan yang menewaskan anggota polisi agar segera menyerahkan diri. Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengultimatum para buronan yang diduga terlibat dalam kasus peredaran narkoba dan penyerangan yang menewaskan anggota polisi di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan. Ia memerintahkan mereka segera menyerahkan diri ke kantor kepolisian terdekat.
Iwan menyampaikan ultimatum tersebut saat memimpin konferensi pers di Mapolda Kalteng, Selasa (7/7/2026). Ia menegaskan, Polda Kalteng tidak akan menghentikan penindakan terhadap seluruh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Satuan Reserse Narkoba telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap personel kepolisian saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei.
“Penegakan hukum terus kami lakukan secara maksimal dan menyeluruh guna memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat diproses sesuai aturan hukum yang berlaku,” kata Iwan.
Selanjutnya, Kapolda memerintahkan para pelaku yang masih buron agar segera menyerahkan diri sebelum tim kepolisian menangkap mereka.
“Saya perintahkan kepada para pelaku yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri saja ke kepolisian. Tidak ada sedikit pun kamus mundur bagi kami dalam menghadapi para pelaku dan bandar narkoba,” tegasnya.
Ia memastikan Polda Kalteng terus memburu para buronan, mengusut tuntas kasus penyerangan terhadap anggota polisi, dan memberantas jaringan peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya.
Menurutnya, pengorbanan personel yang gugur dalam menjalankan tugas memperkuat komitmen seluruh jajaran Polda Kalteng untuk menegakkan hukum dan menjaga keamanan masyarakat.
“Aparat kepolisian akan terus bekerja tanpa kenal lelah demi menciptakan wilayah Kalimantan Tengah yang bersih dari narkoba dan aman bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Frans Dodie*