Pengurus PODSI Kalteng menggelar rapat persiapan menghadapi Kejurnas Dayung 2026 di Karawang.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Kalimantan Tengah memutuskan untuk memanggil para atlet eks-PON guna memperkuat kontingen daerah pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung 2026 akan digelar di Danau Cipule, Karawang, Jawa Barat. Ajang nasional ini mempertandingkan dua disiplin utama, yakni Rowing dan Canoeing.
Kejurnas Dayung 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24–30 November 2026. Khusus rangkaian rowing, kegiatan telah dimulai dengan kedatangan kontingen pada 21 November, sedangkan pertandingan rowing berlangsung 24–27 November. Sementara cabang canoeing dijadwalkan 28–30 November.
Keputusan tersebut disepakati dalam rapat pengurus yang dipimpin Wakil Ketua Umum Pengprov PODSI Kalteng, Chandra Asmara, Sekretaris Umum, Warda Rocky, bendahara Merry Anitha di Palangka Raya, Selasa malam (13/10).
Chandra menjelaskan, pemilihan atlet eks-PON didasari oleh rekam jejak serta indikator terukur yang telah tercatat di KONI Kalteng dan PODSI Kalteng.
Langkah ini diambil untuk mengefisiensikan jumlah kontingen sekaligus meminimalkan risiko akibat tidak dilaksanakannya seleksi awal bagi bibit-bibit atlet baru.
“Seluruh agenda dan keputusan ini disepakati bersama oleh pengurus agar berjalan transparan dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” tegas Chandra.
Berdasarkan inventarisasi Satuan Tugas (Satgas), sebanyak 19 atlet disiapkan untuk mengikuti pemusatan latihan (training center/TC) di Rawa Ropi, Palangka Raya. Jumlah tersebut terdiri atas 13 atlet canoeing dan 6 atlet rowing. Pemusatan latihan dijadwalkan berlangsung pada 18 Oktober hingga 15 November mendatang.
Pengprov PODSI Kalteng juga tengah menyiapkan pemanggilan resmi bagi para atlet yang berada di luar daerah agar segera berkumpul di Palangka Raya. Selain itu, pihak pengurus sedang mengurus surat dispensasi bagi para atlet yang berstatus sebagai anggota TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), mahasiswa, maupun pelajar.
Sekretaris Umum PODSI Kalteng, Rocky Warda, menilai rapat ini menjadi titik balik penting bagi pembinaan olahraga dayung di Kalteng. Kejurnas di Karawang akan menjadi tolak ukur untuk melihat sejauh mana pemetaan kemampuan atlet Kalteng saat berhadapan dengan kontingen dari provinsi lain.
Untuk pemusatan latihan di Palangka Raya hendaknya tim Satgas berkordinasi dengan bidang-bidang di kepengurusan PODSI.
Baik pengangkatan perahu, Sapras dan lainnya agar semua terlibat dan memiliki rasa bangga sebagai pengurus PODSI.
Adapun jajaran pelatih yang dipercaya mendampingi kontingen antara lain Yanson, Lampung, dan Silo Gandie untuk kategori kayak/canoeing, serta Bagyo Santoso, Hermadi, Akindo, Ketut Sukesna, dan Riano untuk kategori rowing.
Sementara itu, Bendahara PODSI Kalteng, Merry Anitha, menegaskan bahwa keikutsertaan atlet eks-PON pada Kejurnas di Karawang tidak serta-merta menjadi jaminan otomatis untuk lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Menurutnya, penetapan atlet PON tetap akan mengacu pada hasil Babak Kualifikasi (BK) PON yang bakal digelar pada akhir 2027.
“Langkah ini diambil agar ke depan tidak ada perselisihan atau perdebatan mengenai penetapan atlet. Kami ingin internal PODSI Kalteng semakin solid demi mengukir prestasi,” ujar Merry.
Daftar Atlet yang Dipanggil
Canoeing (13 Atlet):
Pettri Satiawan, Diki Wahyudi, Adril Ravhael, Leon Naldy, Duchia Andrean, Nelo Deputra, Gideon Jovovich, Agunawan, Viare Natalia, Lovenia Aprilia, Grescylia Amazha, Mari Yanti, dan Alexsa Kristiani.
Rowing (6 Atlet):
Jesyka Violia Jelita, Zepanya Febrianti, Xhatrina Oktoberia, Novariana, Revalia, dan Ekkslesia Esterin.
Penulis : Eka/list
Editor : Frans Dodie
