Foto bersama Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah dengan para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah usai acara pisah sambut yang digelar di Palangka Raya, Kamis (11/6/2026). Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan, soliditas, dan komitmen dalam memperkuat kinerja pemasyarakatan di Kalimantan Tengah.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Muara Teweh, Halasson Sinaga, menghadiri acara pisah sambut Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah yang berlangsung di Palangka Raya, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah tersebut berlangsung penuh kehangatan dan rasa kekeluargaan. Seluruh kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah turut hadir memberikan penghormatan dan apresiasi kepada I Putu Murdiana yang mengakhiri masa tugasnya sebagai Kakanwil Ditjenpas Kalteng.
Selama memimpin jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana dikenal sebagai sosok pemimpin yang visioner, humanis, dan berkomitmen dalam mendorong berbagai inovasi serta peningkatan kinerja pemasyarakatan. Atas dedikasi dan pengabdiannya, ia kini mendapat amanah baru sebagai Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Papua Barat.
Momen perpisahan berlangsung haru ketika sejumlah pejabat dan kepala UPT menyampaikan kesan serta pesan selama bekerja bersama. Berbagai capaian dan perjalanan yang telah dilalui menjadi kenangan berharga yang membekas bagi seluruh jajaran pemasyarakatan di Kalimantan Tengah.
Kalapas Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan apresiasi atas kepemimpinan I Putu Murdiana yang dinilai telah memberikan banyak kontribusi positif bagi kemajuan pemasyarakatan di daerah.
Meski diwarnai rasa kehilangan, acara pisah sambut tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan doa dan dukungan kepada I Putu Murdiana agar senantiasa sukses dalam mengemban tugas di tempat yang baru serta terus membawa perubahan positif bagi institusi pemasyarakatan.
Penulis: Wiyandri