Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno (tengah) didampingi Wabup Kapuas Dodo (kiri) dan Sekda Kapuas Usis I Sangkai memimpin Rapat Teknis TPID di ruang rapat rumah Jabatan Bupati Kapuas. Foto Ist
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Pemkab Kapuas menargetkan kenaikan anggaran pembangunan desa menjadi Rp350 miliar pada 2027. Angka ini melonjak sekitar Rp105 miliar dari alokasi tahun sebelumnya sebesar Rp245 miliar untuk 231 desa dan 17 kelurahan.
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, mengarahkan peningkatan anggaran ini untuk memperluas pemerataan pembangunan. Pemkab memberi prioritas kepada wilayah-wilayah yang selama ini belum menerima dukungan optimal dari APBD.
“Harapan kita ke depan bisa lebih dari Rp1 miliar untuk satu desa. Desa-desa mana yang membutuhkan perhatian lebih, silakan kepala desa berkomunikasi dengan OPD dan DPRD,” ujar Wiyatno, Selasa (13/10/2026).
Pemkab tidak menyamaratakan alokasi anggaran untuk seluruh desa karena kebutuhan tiap wilayah berbeda. Kawasan pesisir, pedalaman, dan daerah dengan keterbatasan infrastruktur akan memperoleh porsi alokasi lebih besar.
“Harapan kita tidak ada yang tertinggal di tahun 2027,” tegasnya.
Wiyatno mencontohkan Kelurahan Palingkau Lama dan Palingkau Baru di Kecamatan Kapuas Murung yang masih memerlukan peningkatan akses jalan. Pemkab membuka peluang alokasi anggaran hingga Rp3 miliar per wilayah untuk daerah yang membutuhkan penanganan skala besar.
Selain pembangunan desa, Pemkab Kapuas menyiapkan penguatan konektivitas antarkecamatan, termasuk ruas Mantangai-Timpah sepanjang 140 kilometer. Pemerintah menargetkan kendaraan roda empat dapat melintasi jalur tersebut pada 2027 atau 2028.
Akses baru ini mempercepat perjalanan warga dari Pasak Talawang, Pujon, dan Timpah menuju Kuala Kapuas. Warga tidak perlu lagi memutar arah melewati Palangka Raya dan Pulang Pisau.
Tahun ini, Balai Jalan Nasional menyalurkan dukungan anggaran sekitar Rp25 miliar untuk Kapuas. Pemkab mengarahkan sebagian anggaran tersebut untuk membenahi ruas Mantangai-Timpah yang memiliki titik-titik rawan akibat kondisi tanah rendah dan bergambut.
Pemkab Kapuas optimistis kenaikan anggaran desa dan konektivitas jalan ini mempercepat pemerataan infrastruktur sekaligus menggerakkan roda ekonomi warga.
Editor: Frans Dodie*
