Tim Penilai Lomba Kampung Bebas Narkoba Tingkat Nasional, Kombes Pol Witarsa Aji, bersama Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma, dan jajaran berfoto di Posko Kampung Bebas Narkoba Handil Ulis, Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Jumat (26/6). Kampung tersebut berhasil masuk tiga besar penilaian tingkat nasional. Foto: Ist
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Kampung Bebas Narkoba Handil Ulis di Kelurahan Selat Utara, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, berhasil menembus tiga besar penilaian Lomba Kampung Bebas Narkoba Tingkat Nasional. Capaian tersebut mengantarkan Kalteng mewakili zona kuning pada tahap penilaian akhir.
Tim Penilai Lomba Kampung Bebas Narkoba Tingkat Nasional dari Mabes Polri, Kombes Pol Witarsa Aji, menyampaikan hasil sementara itu setelah melakukan penilaian langsung di Kampung Bebas Narkoba Handil Ulis, Jumat (26/6).
“Untuk sementara, Kalteng yang merupakan wilayah zona kuning terpilih sebagai tiga besar dalam penilaian Lomba Kampung Bebas Narkoba tingkat nasional,” kata Witarsa.
Witarsa menjelaskan, tim penilai akan menentukan juara setelah menyelesaikan seluruh tahapan evaluasi. Tiga daerah yang lolos ke tahap akhir terdiri atas Jawa Timur dari zona merah, Kalteng dari zona kuning, dan Bengkulu dari zona hijau.
Selama proses penilaian, tim tidak hanya menilai keberadaan posko maupun program yang telah dijalankan. Tim juga mengukur komitmen pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta partisipasi masyarakat dalam mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba.
Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, mendampingi tim penilai bersama Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma dan anggota DPRD Kapuas Thosibae Limin saat mengunjungi Posko Kampung Bebas Narkoba.
Selanjutnya, Wiyatno menegaskan, keikutsertaan Kabupaten Kapuas dalam lomba tersebut tidak semata-mata mengejar prestasi. Pemerintah daerah, kata dia, ingin membangun kesadaran masyarakat untuk menjauhi narkoba sekaligus menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda.
“Lebih dari itu, ini merupakan bentuk komitmen dan kesungguhan kita bersama dalam membangun budaya hidup sehat, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, serta mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi penerus bangsa,” ujarnya.
Wiyatno menambahkan, Pemkab Kapuas akan terus memperkuat sinergi dengan Polri, TNI, instansi terkait, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
“Semoga melalui program Kampung Bebas Narkoba ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat dan Kabupaten Kapuas dapat menjadi contoh dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba,” tutupnya.
Editor: Frans Dodie*