BANDARA – Kabut asap menyelimuti kawasan Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, yang mengganggu aktivitas penerbangan, Jumat (21/8/2026). Foto ; istimewa
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Jumat (21/8/2026).
Dua jadwal penerbangan Wings Air terpaksa dibatalkan karena jarak pandang di sekitar bandara belum memenuhi batas aman operasional penerbangan.
Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh Muhammad Amrillah mengatakan gangguan penerbangan akibat kabut asap telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut.
“Pada hari ketiga ini ada dua jadwal penerbangan yang dibatalkan ke Muara Teweh akibat kabut asap kembali tebal,” kata Amrillah di Muara Teweh, Jumat (21/8/2026).
Dua penerbangan yang terdampak melayani rute Banjarmasin-Muara Teweh dan Muara Teweh-Banjarmasin.
Penerbangan siang dari Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru menuju Muara Teweh tercatat membawa 40 penumpang.
Sementara penerbangan dari Muara Teweh menuju Banjarmasin dijadwalkan mengangkut sekitar 26 penumpang.
Amrillah menyebut jarak pandang di sekitar bandara pada Jumat sempat berada di kisaran 1.500 meter sehingga kondisi tersebut belum mendukung kelancaran dan keselamatan penerbangan.
“Kita harapkan beberapa hari ke depan kabut asap segera berkurang dan penerbangan normal kembali,” ujarnya.
Kepala Kelompok Teknisi BMKG Barito Utara Renysa Lidiano mengatakan pengamatan Stasiun Meteorologi Haji Muhammad Sidik mencatat jarak pandang mendatar berkisar 1,5 hingga 4 kilometer.
BMKG juga mendeteksi sejumlah titik panas atau hotspot di wilayah Barito Utara. Namun, titik panas tersebut belum dapat dipastikan menjadi sumber kabut asap yang menyelimuti Muara Teweh.
“Kami memang mendeteksi adanya titik panas di wilayah Barito Utara, tetapi hotspot tidak serta-merta menunjukkan bahwa asap yang dirasakan di Muara Teweh berasal dari daerah ini,” jelas Renysa.
Editor : Frans Dodie
