Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing.
KUALA KURUN, TOVMEDIA.CO.ID – Wakil Bupati Gunung Mas, Efrensia L.P. Umbing, menegaskan pentingnya netralitas, integritas, dan profesionalitas panitia dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang II tahun 2027.
Efrensia mengingatkan seluruh panitia agar tidak berpihak kepada calon tertentu maupun melakukan intervensi terhadap proses pemilihan. Setiap tahapan harus dilaksanakan sesuai ketentuan perundang-undangan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Saya ingin memberikan penekanan kepada seluruh panitia untuk menjaga netralitas, integritas, dan profesionalitas,” tegas Efrensia, Sabtu (10/10/2026).
Menurutnya, setiap keputusan panitia harus berlandaskan aturan yang berlaku, dapat dipertanggungjawabkan secara administratif maupun hukum, serta dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat. Karena itu, seluruh tindakan panitia harus dilakukan secara objektif dan tidak diskriminatif.
Efrensia juga menekankan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari kelancaran pemungutan suara, tetapi juga dari kemampuan semua pihak menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, dan kondusivitas masyarakat sebelum, selama, hingga setelah pemilihan.
“Yang harus kita jaga bukan hanya keberhasilan pemungutan suara, tetapi keberhasilan Pilkades juga ditentukan oleh kemampuan kita menjaga keamanan, ketertiban, persatuan, kedamaian, dan kondusivitas masyarakat, baik sebelum, selama maupun setelah Pilkades selesai,” ujarnya.
Selain menjaga netralitas, Efrensia meminta panitia kabupaten dan panitia kecamatan memahami tugas serta kewenangan masing-masing. Panitia kabupaten diharapkan memberikan arahan, pembinaan, fasilitasi, dan pemantauan. Sementara itu, panitia kecamatan harus mampu menjadi penghubung yang efektif antara pemerintah kabupaten dan panitia desa.
Ia menegaskan, setiap persoalan harus dikoordinasikan secara berjenjang agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan dalam pelaksanaan Pilkades.
Efrensia juga meminta potensi kerawanan diidentifikasi sejak dini, mulai dari persoalan data pemilih, pencalonan, netralitas panitia, konflik ant pendukung, kampanye, penyebaran informasi tidak benar, distribusi logistik, kondisi geografis, hingga aspek keamanan.
“Prinsip kita adalah mencegah konflik lebih baik daripada menyelesaikan konflik,” tegasnya.
Ia berharap Pilkades serentak gelombang II tahun 2027 di Kabupaten Gunung Mas dapat berlangsung aman, tertib, transparan, demokratis, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Efrensia pun mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjalankan setiap tahapan sesuai peraturan perundang-undangan dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Penulis : Eka
Editor : Frans Dodie
