Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno, menargetkan ruas jalan yang menghubungkan Batanjung-Kuala Kapuas-Mantangai-Timpah-Pujon-Pasak Talawang-Sei Hanyo hingga Sei Pinang, mulai berfungsi pada 2028.
“Kami menargetkan pada 2028 masyarakat sudah bisa menggunakan jalur ini tanpa harus memutar melewati daerah lain,” kata Wiyatno, Senin (4/5/2026).
Pemkab memulai pembangunan dengan menata kawasan perkotaan dan meningkatkan akses jalan dalam kota maupun antar kecamatan sepanjang 2025. Pemkab Kapuas juga memperlebar sejumlah ruas jalan, menata lampu penerangan, serta membuka akses penghubung antarwilayah untuk mempercepat konektivitas daerah.
Pada 2026, pemerintah daerah melanjutkan pembangunan dengan menyelesaikan ruas jalan yang telah dikerjakan, sekaligus membuka jalur baru menuju kawasan strategis, termasuk Mandomai.
Selanjutnya pada 2027, Pemkab Kapuas akan menyelesaikan jalur utama yang menghubungkan wilayah pesisir hingga pedalaman, termasuk lintasan menuju Pasak Talawang.
Wiyatno menegaskan, pembangunan konektivitas tersebut bertujuan mengakhiri ketergantungan masyarakat terhadap akses jalan melalui kabupaten lain.
Menurutnya, warga di sejumlah kecamatan selama ini masih harus melintasi Pulang Pisau, Palangka Raya, hingga Gunung Mas untuk mencapai wilayah lain di Kabupaten Kapuas.
“Saya merasa malu ketika menuju wilayah hulu tetapi harus melewati daerah lain. Karena itu kami mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah di Kapuas,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur tersebut nantinya dapat memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar 50 persen dibandingkan rute sebelumnya.
Selain menyelesaikan badan jalan menuju Batanjung pada 2026, pemerintah daerah juga akan membangun 35 titik box culvert dan sejumlah jembatan pada 2027.
Tidak Mengganggu Program Prioritas
Wiyatno memastikan pembangunan infrastruktur tersebut tidak mengganggu program prioritas lain, termasuk program Rp1 miliar satu desa, belanja pegawai, dan kegiatan perangkat daerah lainnya.
“Kami sudah menghitung semuanya secara matang. Dari sisi anggaran maupun sumber daya manusia, kami mampu menjalankannya,” tegasnya.
Selain pembangunan jalan, Pemkab Kapuas juga menargetkan penyelesaian program Waterfront City, taman kota, dan perluasan kawasan perkotaan pada 2026.
Pemerintah daerah juga akan memperkuat pembangunan sektor pertanian, transmigrasi, ketahanan pangan, perikanan, kelautan, dan pendidikan melalui sinergi dengan pemerintah pusat.
Editor: Frans Dodie*