RAPAT – Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno menghadiri Rapat Penilaian Kinerja Stunting Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini diselenggarakan di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Senin (27/4/2026). Foto : istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno memaparkan strategi penanganan stunting yang dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan di wilayahnya.
Pemaparan tersebut disampaikan saat mengikuti rapat penilaian kinerja stunting kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang digelar secara hybrid di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Senin (27/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Wiyatno menjelaskan bahwa penanganan stunting di Kabupaten Kapuas dilakukan melalui pendekatan konvergensi, mulai dari perencanaan berbasis data, pelaksanaan intervensi terintegrasi, hingga pemantauan dan evaluasi secara berkala.
“Penanganan stunting dilaksanakan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa hingga para pemangku kepentingan didorong untuk bergerak bersama dalam mencapai target penurunan stunting.
Berbagai program intervensi juga terus dijalankan, baik yang bersifat spesifik maupun sensitif, seperti pembinaan posyandu, kelas ibu hamil, skrining anemia pada remaja putri, pemberian vitamin dan bantuan pangan, hingga pendampingan keluarga berisiko stunting.
Selain itu, Pemkab Kapuas turut memperkuat dukungan regulasi melalui penerbitan kebijakan percepatan penurunan stunting serta pengalokasian anggaran yang terarah.
Wiyatno menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan intervensi dan meningkatkan efektivitas penanganan stunting.
“Dengan sinergi yang kuat, kami optimistis angka stunting di Kabupaten Kapuas dapat terus ditekan,” pungkasnya.
Editor : Frans Dodie