Bupati Barito Utara H Shalahuddin
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Persoalan air bersih yang masih dikeluhkan masyarakat menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Pemkab menargetkan persoalan tersebut dapat teratasi pada 2027.
Bupati Barito Utara H Shalahuddin menegaskan pemerintah daerah terus membenahi sistem penyediaan air bersih agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara lebih baik.
“Insyaallah 2027, yang hari ini masyarakat masih teriak soal air bersih, tidak lagi. Air bersih harus aman,” tegas Shalahuddin usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Barito Utara, Senin (14/9/2026).
Shalahuddin mengatakan pembenahan infrastruktur tidak hanya menyasar sektor air bersih. Pemkab juga memperkuat sejumlah fasilitas publik dan infrastruktur strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Untuk sektor air bersih, Pemkab Barito Utara membangun sistem penyediaan air yang melayani kawasan Jingah, Jambu hingga Sikui. Sistem tersebut memiliki kapasitas sekitar 50 liter per detik.
Pembangunan sistem air bersih itu juga mendapat dukungan anggaran dari pemerintah pusat. Pemkab berharap pengembangan jaringan tersebut mampu memperluas cakupan layanan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain air bersih, pemerintah daerah mempercepat pembangunan sejumlah jembatan yang menjadi jalur penting masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan memperlancar mobilitas sekaligus memangkas waktu tempuh antarwilayah.
Shalahuddin menyebut akses Tumpung Laung menuju Palangka Raya ditargetkan dapat ditempuh sekitar empat jam. Sementara perjalanan dari Lemo menuju Palangka Raya ditargetkan sekitar empat setengah jam.
“Yang kita selesaikan hari ini tiga buah jembatan yang sekarang sudah ramai. Kita ingin akses masyarakat semakin terbuka dan waktu tempuh semakin cepat,” ujarnya.
Pembenahan juga menyentuh fasilitas Arena Tiara Batara. Pemkab berencana menambah kapasitas tempat duduk VIP dan VVIP, meninggikan atap sekitar dua meter, serta memperbaiki tata suara untuk mengurangi pantulan dan gangguan feedback di dalam gedung.
Langkah tersebut menjadi bagian dari agenda pembenahan infrastruktur Barito Utara secara bertahap. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan yang dilakukan tidak sekadar menambah fasilitas, tetapi memberikan dampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.
Editor : Frans Dodie
