Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M. Iman Topik
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara memberi ruang bagi sekolah terdampak kabut asap untuk menyesuaikan kegiatan pembelajaran demi melindungi kesehatan warga sekolah.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.5/1021/DISDIK/VIII/2026 tentang penyesuaian kegiatan pembelajaran akibat dampak kabut asap pada satuan pendidikan PAUD/TK, SD dan SMP.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara M. Iman Topik mengatakan, kebijakan tersebut menjadi langkah kewaspadaan menghadapi kabut asap akibat musim kemarau dan kebakaran hutan dan lahan.
Menurutnya, sekolah yang kondisi lingkungannya terdampak kabut asap hingga mengganggu jarak pandang dan pernapasan dapat mengalihkan pembelajaran tatap muka menjadi Belajar dari Rumah atau BDR.
“Penyesuaian pembelajaran ini tidak berlaku otomatis untuk seluruh sekolah. Kepala satuan pendidikan harus melihat kondisi nyata di lingkungan sekolah masing-masing,” ujar M. Iman Topik di Muara Teweh, Kamis (20/8/2026).
Ia menegaskan, sekolah dengan kondisi udara yang masih aman dan tidak mengganggu kesehatan maupun jarak pandang tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai jadwal.
- Iman meminta kepala sekolah aktif memantau kondisi kesehatan siswa, guru dan tenaga kependidikan. Jika muncul gangguan pernapasan, sekolah segera mengambil langkah penyesuaian pembelajaran.
“Yang paling utama adalah kesehatan dan keselamatan warga sekolah. Keputusan melaksanakan BDR harus proporsional berdasarkan kondisi lingkungan sekolah masing-masing,” tegasnya.
Editor : Frans Dodie
