Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Saferaniansyah
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Saferaniansyah, mendesak RSUD dr. H. Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas memperbaiki kualitas pelayanan kepada pasien.
Saferaniansyah menyampaikan desakan itu setelah menerima sejumlah keluhan masyarakat terkait sikap dan pelayanan beberapa dokter spesialis di rumah sakit daerah tersebut.
“Ada beberapa warga yang mengadu ke saya terkait sikap dan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pasien kurang baik, khususnya sejumlah dokter spesialis yang menangani pasien,” kata Saferaniansyah di Kuala Kapuas, Senin (6/7/2026).
Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai rumah sakit daerah harus memberikan pelayanan profesional, ramah, dan berkualitas kepada seluruh pasien.
Menurutnya, tenaga medis perlu membangun komunikasi yang baik dengan pasien dan keluarga untuk menciptakan rasa nyaman selama menjalani pengobatan.
Saferaniansyah mengatakan sejumlah pasien mengeluhkan komunikasi dokter yang kurang baik dan terkesan terburu-buru ketika memberikan pelayanan.
“Dokter yang diharapkan oleh pasien atau keluarganya bagaimana menyampaikan sesuatu dengan ramah dan santun, karena itu salah satu memberikan semangat untuk pasien,” ujarnya.
Saferaniansyah menegaskan tenaga medis perlu mengedepankan sopan santun ketika berinteraksi dengan pasien maupun keluarga yang mendampingi.
Ia mendorong manajemen RSUD mengevaluasi pelayanan tenaga medis, terutama dokter spesialis yang mendapat keluhan dari masyarakat.
Menurutnya, manajemen perlu mengevaluasi kemampuan teknis, etika pelayanan, komunikasi, serta kenyamanan pasien selama menjalani perawatan.
Selain itu, Saferaniansyah akan meminta Komisi IV DPRD Kapuas memanggil manajemen RSUD dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP).
“Nanti saya akan minta kepada Komisi IV melakukan RDP dengan pihak rumah sakit terkait banyaknya aduan masyarakat terhadap pelayanan yang kurang baik ini,” katanya.
Saferaniansyah ingin RDP tersebut membahas penyebab keluhan masyarakat sekaligus mendorong pihak rumah sakit menyiapkan langkah perbaikan.
Editor: Frans Dodie
