Yuliansah Andrias bersama peserta QRIS Jelajah Kuliner Indonesia 2026 usai rangkaian kegiatan di Palangka Raya.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah terus mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran sekaligus memperkuat promosi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner melalui QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Festival Ekonomi dan Keuangan Digital (FEKDI) 2026 tersebut memadukan edukasi, kompetisi, dan pengalaman transaksi digital secara langsung. Program ini diarahkan untuk meningkatkan literasi sistem pembayaran digital dan pelindungan konsumen, memperluas penggunaan QRIS, serta membantu memperkenalkan potensi UMKM kuliner lokal.
Rangkaian QJI 2026 Kalimantan Tengah ditutup bersamaan dengan pra-event Pekan QRIS Nasional 2026 dan Kick Off Pekan Olahraga dan Seni Bank (Perosebank) Kota Palangka Raya 2026.
Dalam kegiatan penutupan tersebut, Bank Indonesia Kalteng memberikan penghargaan kepada para pemenang kompetisi sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kreativitas, dan kontribusi mereka dalam mengedukasi masyarakat mengenai sistem pembayaran digital sekaligus mempromosikan UMKM kuliner lokal.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, mengatakan penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi peserta dan masyarakat untuk terus mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran.
“Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para peserta maupun masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mendukung percepatan digitalisasi sistem pembayaran, memperluas penggunaan QRIS, serta memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.
QJI 2026 diikuti 31 tim yang terdiri dari influencer, mahasiswa, Aparatur Sipil Negara (ASN), komunitas, dan masyarakat umum.
Sebelum mengikuti kompetisi, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai kebijakan sistem pembayaran, penggunaan QRIS, QRIS TAP, QRIS Antarnegara, Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, pelindungan konsumen, serta mekanisme pelaksanaan kompetisi.
Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya menyelesaikan berbagai misi kompetisi, tetapi juga berperan sebagai agen edukasi kepada masyarakat. Mereka memberikan sosialisasi mengenai manfaat dan kemudahan QRIS, mengajak masyarakat melakukan transaksi digital secara langsung, memberikan edukasi CBP Rupiah, serta mengampanyekan pelindungan konsumen melalui gerakan PeKA atau Peduli, Kenali, Adukan dengan tagline “Kalau Ragu, Stop Dulu.”
Peserta juga turut mempromosikan UMKM kuliner lokal melalui ulasan pada Google Review, memperkenalkan destinasi kuliner unggulan, serta melakukan onboarding terhadap pelaku usaha yang sebelumnya belum menggunakan QRIS.
Pendekatan edutainment competition tersebut memberikan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus memperluas literasi pembayaran digital dan mendorong pelaku UMKM kuliner untuk masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital.
Dampaknya tercatat cukup signifikan. Selama pelaksanaan QJI 2026, sebanyak 151 merchant berhasil bergabung sebagai merchant QRIS.

Selain itu, sebanyak 390 masyarakat memperoleh edukasi mengenai QRIS, termasuk QRIS TAP dan QRIS Antarnegara. Sebanyak 379 masyarakat mendapatkan pengalaman pertama menggunakan QRIS untuk bertransaksi.
Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah menjangkau 372 masyarakat, sedangkan edukasi pelindungan konsumen diberikan kepada 352 masyarakat.
Dari sisi transaksi, tercatat sebanyak 6.158 transaksi QRIS selama kegiatan berlangsung. Sementara itu, sebanyak 145 konten digital dipublikasikan untuk memperluas edukasi mengenai sistem pembayaran digital sekaligus mempromosikan UMKM kuliner di Kalimantan Tengah.
Keberhasilan QJI 2026 tidak terlepas dari sinergi Bank Indonesia Kalteng dengan berbagai pemangku kepentingan. Dari sektor industri sistem pembayaran, kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Bank Kalteng, BRI, dan Bank Mandiri sebagai perbankan pendukung merchant kuliner.
Selain itu, sebanyak 87 peserta dari kalangan Gen Z turut berkomitmen mengikuti rangkaian QJI Kalimantan Tengah 2026 hingga seluruh misi yang ditetapkan dapat diselesaikan.
Melalui QJI 2026, Bank Indonesia Kalteng terus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital dengan menjadikan QRIS sebagai instrumen pembayaran yang mudah, aman, dan inklusif.
Program ini sekaligus menjadi ruang bagi UMKM kuliner lokal untuk semakin dikenal, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing melalui pemanfaatan teknologi digital.
Digitalisasi bukan sekadar perubahan cara bertransaksi, tetapi langkah nyata memperkuat UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kalteng yang inklusif dan berkelanjutan.
Penulis : Wiyandri