Personel Satresnarkoba Polres Kotim melaksanakan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Sampit sebagai upaya mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika.
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) meningkatkan pengawasan terhadap sejumlah tempat hiburan malam (THM) di Sampit. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi potensi peredaran narkotika jenis ekstasi yang belakangan menjadi perhatian kepolisian di Kalimantan Tengah.
Kasatresnarkoba Polres Kotim AKP Suherman mengatakan, pihaknya menggencarkan razia sekaligus memperkuat penyelidikan untuk memastikan tidak ada jaringan pengedar ekstasi yang beroperasi di wilayah hukumnya.
“Kita masifkan razia ke THM. Lidik dan tangkap apabila ada peredaran ekstasi di Kotim,” tegas Suherman, Senin (2/11/2026).
Menurut Suherman, pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan langsung di lapangan serta pengumpulan informasi dari berbagai sumber. Setiap indikasi yang mengarah pada aktivitas transaksi narkotika akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan.
Ia menyebutkan, razia di sejumlah THM di Sampit telah dilakukan secara intensif. Dalam kegiatan tersebut, puluhan pengunjung diamankan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan positif mengonsumsi narkoba.
“Saat ini kami sudah menggencarkan razia terhadap THM yang ada di Sampit. Puluhan pengunjungnya juga telah kami amankan karena terbukti positif mengonsumsi narkoba. Namun, kami belum menemukan peredaran ekstasi,” ungkapnya.
Meski belum menemukan indikasi peredaran ekstasi dalam razia tersebut, Suherman memastikan pengawasan tidak akan dikendurkan. Ia bahkan telah menginstruksikan anggotanya untuk menghimpun informasi mengenai kemungkinan masuknya narkotika jenis tersebut ke Kotim.
“Saya sudah perintahkan kepada anggota agar mengumpulkan semua informasi tentang peredaran ekstasi,” ujarnya.
Polres Kotim, lanjutnya, akan menindak sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pihak yang terbukti terlibat dalam peredaran narkotika. Pengawasan di tempat hiburan malam dan penyelidikan terhadap kemungkinan jaringan pengedar akan terus diperkuat guna mencegah wilayah Kotim menjadi sasaran peredaran ekstasi.
Penulis : Eka/ list
Editor : Frans Dodie
