Peternak ayam petelur mengikuti pelatihan pengolahan pakan mandiri di Desa Tangar, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (2/4/2026). Foto Istimewa
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Permintaan telur ayam di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Kondisi ini mendorong masyarakat desa mengembangkan usaha peternakan ayam petelur sebagai peluang ekonomi baru.
Sejumlah peternak pemula mulai bermunculan di desa-desa sekitar wilayah operasional perusahaan di bawah Wilmar Group. Mereka memanfaatkan peluang ini sebagai sumber pendapatan keluarga sekaligus membuka lapangan pekerjaan.
Namun, sebagian besar peternak masih mengandalkan pakan pabrikan. Ketergantungan tersebut membuat biaya produksi tidak stabil karena mengikuti harga pasar pakan.
Kondisi itu mendorong PT KKP bersama Kelompok Tani (Poktan) Pahari Sejahtera Desa Tangar menggelar pelatihan pengolahan pakan mandiri. Kegiatan berlangsung di kebun Poktan Km 11, Kecamatan Mentaya Hulu, Kamis (2/4/2026).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan bahan lokal sebagai alternatif pakan. Perusahaan menghadirkan pelatih pengolahan pakan, Agung Setiawan, untuk memberikan materi dan praktik langsung.
Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotim, Endrayatno, menilai, pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian peternak di desa.
“Peternak harus memiliki kemampuan mengelola pakan sendiri agar tidak bergantung penuh pada pasar,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Poktan Pahari Sejahtera, Sugiarto Sumari, berharap, pelatihan ini membantu anggota kelompok mengembangkan usaha peternakan yang lebih berkelanjutan.
Editor: Frans Dodie