Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon menyerahkan Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026 kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang diterima oleh Sekretaris Daerah di Jakarta.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kali ini, Pemprov Kalteng berhasil meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) Tahun 2026 kategori Pemerintah Daerah tingkat provinsi dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam acara penganugerahan yang berlangsung di Jakarta, Jumat (6/11/2026). Penghargaan untuk Pemprov Kalteng diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah.
Capaian ini menjadi pengakuan pemerintah pusat terhadap komitmen dan upaya pemerintah daerah dalam mendukung pemajuan kebudayaan, termasuk pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, serta pembinaan kekayaan budaya daerah.
Berdasarkan daftar penerima kategori Pemerintah Daerah tingkat provinsi, hanya empat provinsi yang masuk dalam penerima penghargaan tahun ini, yakni Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Sulawesi Utara.
Anugerah Kebudayaan Indonesia merupakan bentuk apresiasi negara kepada individu, komunitas, lembaga, maupun pemerintah daerah yang dinilai memiliki kontribusi terhadap pemajuan kebudayaan Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, Kementerian Kebudayaan memberikan 63 penghargaan dalam tujuh kategori, meliputi Indonesianis, Diaspora Indonesia, Anjungan Daerah TMII, Taman Budaya, Museum, Media, dan Pemerintah Daerah.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan ekosistem kebudayaan. Dukungan terhadap museum, taman budaya, cagar budaya, masyarakat adat, seniman, dan budayawan menjadi bagian penting dalam menjaga kekayaan budaya bangsa.
Penghargaan ini diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, tetapi juga menjadi motivasi untuk semakin memperkuat pelestarian adat istiadat, tradisi, seni, serta warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Bumi Tambun Bungai.
Keberhasilan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pemajuan kebudayaan membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah, pelaku seni, budayawan, komunitas adat hingga seluruh lapisan masyarakat.
Penulis : Eka
Editor : Frans Dodie
