Pertemuan antara BPBD Kotim dengan Komisi III DPRD Kalteng terkait kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman karhutla, Kamis (4/6/2026). Foto Ist
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Pemkab Kotim meminta DPRD Kalteng memperkuat dukungan anggaran, kebijakan, dan pengawasan untuk mendukung penanganan karhutla menjelang musim kemarau 2026.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim, Waren, menyampaikan harapan tersebut saat menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kalteng di BPBD Kotim, Sampit, Kamis (4/6/2026).
Waren mengapresiasi perhatian DPRD Kalteng terhadap kesiapsiagaan daerah menghadapi dampak El Nino, yang diperkirakan memicu kemarau lebih panjang tahun ini.
Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani karhutla. Karena itu, pemerintah daerah terus membangun kolaborasi dengan sektor swasta, masyarakat, akademisi, dan berbagai pihak lainnya untuk memperkuat upaya pencegahan.
Menurut Waren, kunjungan DPRD Kalteng memberi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan kondisi kesiapsiagaan di lapangan sekaligus menyampaikan berbagai kebutuhan yang masih memerlukan dukungan pemerintah provinsi.
Ia berharap, DPRD Kalteng tidak hanya memberikan perhatian melalui kunjungan kerja, tetapi juga memperjuangkan dukungan nyata melalui fungsi penganggaran, pengawasan, dan legislasi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, memanfaatkan kunjungan tersebut untuk memaparkan strategi penanggulangan bencana yang telah dijalankan pemerintah daerah.
Dalam pertemuan itu, BPBD Kotim menjelaskan berbagai langkah mitigasi. Mulai dari penyusunan kebijakan, peningkatan kesiapan sumber daya manusia, hingga penguatan kolaborasi pentaheliks yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, masyarakat, akademisi, dan media.
Multazam juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang harus dipenuhi untuk menghadapi ancaman karhutla dan kekeringan akibat El Nino. Ia menilai, keterbatasan anggaran dan biaya operasional masih menjadi tantangan utama dalam penanganan bencana di daerah.
Karena itu, BPBD Kotim meminta pemerintah provinsi memperkuat dukungan operasional dan pembiayaan agar upaya pencegahan serta penanganan karhutla dapat berjalan lebih efektif.
“Kami berharap, pemerintah provinsi dapat mendampingi daerah dalam penanganan bencana kebakaran, baik melalui dukungan operasional maupun pembiayaan,” kata Multazam.
Editor: Frans Dodie*