Bupati Kapuas, Wiyatno, memimpin audiensi Pemkab Kapuas dengan Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, di Jakarta, Rabu (21/1/2026). Foto Istimewa
JAKARTA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemkab Kapuas mengajukan sejumlah usulan dukungan pertanian kepada Kementerian Pertanian RI di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Usulan tersebut mencakup pengembangan varietas padi unggul, rehabilitasi irigasi, peningkatan alat dan mesin pertanian, serta optimalisasi lahan cetak sawah rakyat.
Bupati Kapuas, Wiyatno, mengatakan, melalui audiensi ini, pihaknya berharap adanya sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah. Sehingga berbagai program strategis di sektor pertanian dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan demi menjaga Kapuas sebagai lumbung pangan.
Wiyatno menjelaskan, Kabupaten Kapuas menyumbang sekitar 40 persen produksi padi Provinsi Kalteng dalam enam tahun terakhir, tetapi produksi menurun rata-rata 12 persen sejak 2019 hingga 2024.
Ia menekankan keterbatasan infrastruktur lahan dan irigasi, kondisi jalan usaha tani yang belum memadai, serta rendahnya rasio alat dan mesin pertanian menjadi kendala utama bagi petani meningkatkan produktivitas.
Ia menambahkan kawasan sentra padi utama berada di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Kawasan ini menguasai 57,3 persen luas lahan baku sawah Kabupaten Kapuas dan menyumbang lebih dari 67 persen total produksi padi daerah.
“Kami membutuhkan dukungan penguatan infrastruktur lahan dan irigasi, peningkatan mekanisasi pertanian, serta pengembangan varietas padi yang sesuai karakteristik wilayah,” ujarnya.
Menanggapi usulan Pemkab Kapuas, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, menyampaikan, usulan Pemkab Kapuas sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian.
“Kami mendukung penguatan infrastruktur lahan dan irigasi serta percepatan mekanisasi pertanian di kawasan sentra produksi,” katanya.
Hermanto menegaskan, keberhasilan pembangunan pertanian tergantung pada kolaborasi pusat dan daerah. Ia optimistis Kabupaten Kapuas mampu berperan strategis dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui sinergi dan perencanaan yang matang.
Editor: Frans Dodie