Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, bersama Kepala Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Hisam Wibowo, dan tamu undangan menebar benih ikan lele ke dalam kolam bioflok di Lapas Kelas IIA Palangka Raya, Jumat (26/12/2025). Foto Istimewa
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palangka Raya meresmikan kolam bioflok budi daya ikan lele berkapasitas 20.000 ekor, Jumat (26/12/2025). Melalui langkah ini, Lapas memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi berbasis teknologi perikanan.
Lapas Palangka Raya melibatkan Srikandi 40 Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan dalam pengelolaan kolam bioflok tersebut. Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen Lapas menghadirkan program pembinaan yang inovatif dan berkelanjutan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, menghadiri langsung peresmian kolam bioflok tersebut. Ia mengapresiasi inovasi Lapas Palangka Raya yang menggabungkan pembinaan kemandirian dengan dukungan ketahanan pangan.
Sementara itu, Kepala Lapas Palangka Raya, Hisam Wibowo, menyampaikan alasan pihaknya memilih sistem bioflok. “Kami memilih sistem bioflok karena efisien, ramah lingkungan, dan mampu meningkatkan produktivitas budidaya ikan lele,” katanya
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perikanan Kota Palangka Raya, Indriarti Ritadewai, memberikan dukungan teknis dan pendampingan budidaya. Dinas Perikanan aktif memastikan pengelolaan kolam berjalan optimal dan berkelanjutan.
Lapas Palangka Raya melibatkan warga binaan dalam proses perawatan dan pengelolaan kolam bioflok. Melalui keterlibatan ini, Lapas membekali warga binaan dengan keterampilan perikanan modern.
Lapas Palangka Raya juga menyampaikan apresiasi kepada anggota DPR RI Dapil Kalteng, Bambang Purwanto, atas dukungannya terhadap program bioflok. Dengan peresmian ini, Lapas terus menghadirkan program produktif yang bermanfaat bagi warga binaan dan masyarakat sekitar.
Editor: Frans Dodie