Insiden jatuhnya helikopter sewaan BNPB di Sungai Barito terjadi saat operasi penanggulangan karhutla. Tiga kru dilaporkan berada di dalam helikopter.
BARITO KUALA, TOVMEDIA.CO.ID – Kecelakaan helikopter kembali terjadi saat operasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Kali ini, sebuah helikopter jenis WB Super Puma dengan nomor registrasi VH-HGM dilaporkan jatuh di perairan Sungai Barito, wilayah Desa Tabatan Baru, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026).
Berdasarkan informasi yang telah dikonfirmasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), helikopter tersebut merupakan armada sewaan BNPB yang tengah menjalankan misi penanggulangan karhutla.
Dalam penerbangan tersebut, helikopter diketahui mengangkut tiga orang kru. Insiden ini pun menjadi perhatian, mengingat armada tersebut sedang menjalankan tugas mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan melalui udara.
Dugaan sementara, kecelakaan terjadi ketika helikopter melakukan aktivitas pengambilan air untuk mendukung operasi pemadaman melalui metode water bombing. Namun, penyebab pasti maupun aktivitas helikopter sesaat sebelum kejadian masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi resmi mengenai kondisi ketiga kru yang berada di dalam helikopter tersebut. Perkembangan penanganan di lokasi kejadian juga masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pihak terkait.
Insiden ini kembali menjadi perhatian terhadap risiko yang dihadapi awak penerbangan dalam menjalankan misi kemanusiaan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kalimantan.
Informasi mengenai kondisi kru, proses evakuasi, serta penyebab kecelakaan masih menunggu perkembangan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Penulia : Eka
Editor Frans Dodie
