Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyerahkan bantuan kepada masyarakat Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (4/10/2026). Foto Ist
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID — Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, turun langsung menemui masyarakat Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Minggu (4/10/2026). Ia menyalurkan 2.500 paket bantuan pangan dan menyerahkan bantuan kepada 536 penerima Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).
Setiap paket pangan berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 1 liter minyak goreng. Pemerintah juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis, masker, vitamin, serta 4.800 liter air bersih bagi masyarakat. Sebanyak 536 penerima KHBS memperoleh Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp250 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Warga yang memenuhi syarat tetapi belum menerima bantuan dapat melapor kepada pemerintah. Petugas akan memeriksa dan memvalidasi laporan tersebut sebelum menetapkan penerima bantuan.
Agustiar menegaskan, pemerintah harus melihat kebutuhan warga ketika menyalurkan bantuan, bukan pilihan politik pada masa lalu. “Kita sekarang mengurus rakyat, tidak boleh bicara partai,” katanya.
Menurut Agustiar, pemerintah harus memberikan bantuan kepada setiap warga yang memenuhi syarat tanpa membedakan suku, agama, maupun pilihan politik. Ia meminta aparatur kecamatan dan kelurahan memperbaiki pendataan penerima bantuan. Ia ingin petugas memastikan bantuan menyasar warga yang benar-benar membutuhkan.
Ia juga meminta pemerintah memastikan setiap program menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi kebijakan di atas kertas. Agustiar menyebut, bantuan sosial sebagai langkah jangka pendek. Untuk jangka menengah, pemerintah menyiapkan program pemberdayaan ekonomi agar masyarakat yang sudah mampu dapat membangun kemandirian.
Pemerintah akan menyesuaikan program tersebut dengan kebutuhan warga. Bentuknya antara lain usaha menjahit, pembuatan kue, bengkel, dan akses pembiayaan.
“Bantuan ini bukan untuk selamanya. Kita ingin memberikan pancing, bukan hanya ikan,” ujarnya.
Agustiar meminta masyarakat aktif menyampaikan persoalan di lapangan, mulai dari infrastruktur, air bersih, hingga kebutuhan dasar lainnya.
Ia mengatakan, pemerintah akan menindaklanjuti laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat.
Apresiasi Pemda
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati mengapresiasi perhatian Pemprov Kalteng kepada masyarakat Baamang. Ia mengatakan, kehadiran Agustiar menunjukkan perhatian pemerintah kepada warga yang menghadapi dampak karhutla.
Irawati menilai, pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, hingga pemerintah kelurahan perlu memperkuat koordinasi. Menurut dia, koordinasi tersebut akan membantu pemerintah mempercepat penanganan dampak karhutla dan penyaluran bantuan kepada masyarakat.
Editor: Frans Dodie*