Gubernur Kalteng Agustiar Sabran berinteraksi dengan pengemudi ojek online saat penyerahan bantuan bagi masyarakat terdampak kabut asap akibat karhutla. (Foto: Dok. Biro Adpim Kalteng)
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyalurkan bantuan pangan dan perlengkapan kesehatan kepada pengemudi ojek online (ojol) yang tetap bekerja di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Senin (19/10/2026). Penyaluran ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang harus tetap beraktivitas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari meski kualitas udara terdampak kabut asap.
Pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok yang berisiko terpapar asap karena sebagian besar pekerjaan mereka dilakukan di luar ruangan. Kondisi tersebut membuat perlindungan kesehatan menjadi hal penting selama karhutla masih menimbulkan kabut asap.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok, meliputi beras, gula, dan minyak goreng. Para pengemudi juga menerima multivitamin, masker KN95, serta makanan bergizi untuk membantu menjaga kondisi tubuh selama bekerja.
Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya hadir membantu masyarakat yang menghadapi dampak karhutla. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari para pengemudi ojol dan keluarganya, sekaligus mendukung upaya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Selain penyaluran bantuan, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap. Penggunaan masker yang sesuai, pembatasan aktivitas luar ruangan saat kualitas udara memburuk, serta perhatian terhadap kelompok rentan perlu menjadi bagian dari upaya melindungi kesehatan.
Pemprov Kalteng juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Pencegahan sejak dini serta kepedulian bersama terhadap lingkungan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko karhutla dan dampaknya bagi kehidupan masyarakat.
Penulis : Eka
Editor : Frans Dodie
