Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Kurun, Gunung Mas.
KUALA KURUN, TOVMEDIA.CO.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gunung Mas. Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran yang menghanguskan sekitar empat hektare lahan di kawasan Jalan Tjilik Riwut, Kecamatan Kurun, Senin (3/8/2026) malam.
Penanganan dilakukan setelah terdeteksi titik panas atau hotspot berdasarkan pemantauan satelit NASA-NPP. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan 28 personel gabungan untuk melakukan pengecekan lapangan sekaligus pemadaman.
Personel yang terlibat terdiri dari Polres Gunung Mas, TNI, BPBD, Manggala Agni, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, pemadam kebakaran, serta masyarakat setempat.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Pupita Dewi melalui PS Kasi Humas Polres Gunung Mas Ipda Abner mengatakan, penanganan dipimpin Pamapta II Polres Gunung Mas Ipda Yuan Natanuel. Sinergi seluruh unsur di lapangan menjadi faktor penting dalam mengendalikan api sehingga tidak meluas.
“Setelah menerima informasi hotspot, personel Polres bersama TNI, BPBD, Manggala Agni, pemadam kebakaran, dan masyarakat langsung menuju lokasi. Berkat sinergi di lapangan, titik kebakaran berhasil dipadamkan,” ujar Abner, Selasa (4/8/2026).
Untuk mendukung proses penanganan, tim gabungan mengerahkan sejumlah kendaraan operasional, terdiri dari dua kendaraan roda dua, empat kendaraan roda empat, serta dua kendaraan roda enam. Sarana tersebut digunakan untuk mempercepat mobilisasi personel dan distribusi peralatan menuju lokasi kebakaran.
Abner menegaskan, jajaran kepolisian bersama unsur terkait akan terus meningkatkan kecepatan respons terhadap setiap hotspot yang terdeteksi. Koordinasi lintas instansi juga diperkuat sebagai langkah antisipasi agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.
“Kami terus meningkatkan respons cepat setiap hotspot yang terdeteksi, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi guna mencegah meluasnya karhutla,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayahnya.
Langkah cepat dan kolaboratif tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah meluasnya karhutla, khususnya di tengah meningkatnya potensi kebakaran lahan di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Penulis : Wiyandri