Ketua Komisi A DPRD Seruyan, Bejo Riyanto.
KUALA PEMBUANG, TOVMEDIA.CO.ID – DPRD Kabupaten Seruyan meminta pemerintah daerah memperkuat peran Masyarakat Peduli Api (MPA) dalam menghadapi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terus meluas.
Anggota DPRD Seruyan, Bejo Riyanto, mengatakan MPA memiliki posisi penting karena berada langsung di tengah masyarakat dan dapat menjadi unsur pertama yang merespons ketika muncul titik api.
Namun, Bejo menilai pemerintah belum memberikan dukungan yang memadai kepada kelompok tersebut. Menurutnya, pembentukan MPA selama ini belum diikuti penyediaan fasilitas dan peralatan untuk menunjang kegiatan di lapangan.
“MPA hanya di-SK-kan, tapi tidak dibekali apa-apa. Bagaimana kita mau memerintah orang, sementara kewajiban pemerintah terhadap mereka tidak dipenuhi?” ujar Bejo, Selasa (6/10/2026).
Bejo menyampaikan persoalan tersebut dalam rapat pembahasan APBD Perubahan. Ia meminta pemerintah menjadikan penguatan MPA sebagai bagian dari evaluasi penanganan karhutla di Kabupaten Seruyan.
Selain fasilitas, ia mendorong pemerintah memperbaiki koordinasi antara MPA dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Menurutnya, koordinasi yang kuat akan mempercepat penanganan ketika api mulai muncul di wilayah desa.
Bejo mengingatkan keterbatasan peralatan dapat menghambat MPA dalam menjalankan tugasnya. Padahal, respons cepat sangat diperlukan agar kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.
Ia menyebut kondisi karhutla di Seruyan saat ini sudah mengkhawatirkan. Cakupan lahan yang terbakar, kata dia, telah mencapai lebih dari 80 persen.
“Hampir habis semua, tinggal wilayah kota yang belum terbakar. Kami sudah sampaikan ini kepada pemerintah daerah, mudah-mudahan mereka segera mengambil sikap,” pungkasnya.
Penulis : Wiyandri
Editor : Frans Dodie
