Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – DPRD Kalteng mendorong agar Program 1.000 Rumah Guru Berkah terus dilanjutkan pada 2026. Program ini dinilai membantu meningkatkan kesejahteraan sekaligus memudahkan guru memiliki rumah layak.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengatakan perhatian terhadap kesejahteraan guru perlu diberikan secara menyeluruh. Tidak hanya menyangkut peningkatan kualitas pendidikan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar tenaga pendidik.
“Kami mendukung program ini karena memiliki tujuan yang baik dan menyentuh kebutuhan para guru. Kesejahteraan tenaga pendidik harus menjadi perhatian bersama agar mereka dapat menjalankan tugasnya dengan lebih optimal,” ujar Sugiyarto, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, kepemilikan rumah menjadi salah satu bagian penting dari kesejahteraan guru. Dengan memiliki tempat tinggal yang layak, guru diharapkan dapat menjalankan tugas mendidik generasi muda dengan lebih nyaman dan fokus.
Program 1.000 Rumah Guru Berkah merupakan kolaborasi Pemprov Kalteng, Dinas Pendidikan Kalteng, dan Bank Kalteng. Guru yang memenuhi persyaratan mendapatkan subsidi uang muka atau DP sebesar Rp10 juta melalui skema pembiayaan rumah.
Selain subsidi DP, penerima manfaat juga memperoleh masa tenggang pembayaran angsuran selama tiga bulan setelah akad kredit. Fasilitas ini diharapkan memberikan keringanan bagi guru dalam memenuhi kewajiban pembayaran pada tahap awal kepemilikan rumah.
Sugiyarto menegaskan, pelaksanaan program harus tetap dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan melalui mekanisme perbankan dinilai menjadi langkah penting agar program berjalan sesuai ketentuan.
“Bantuan yang diberikan tidak dalam bentuk uang tunai, tetapi melalui skema pembiayaan yang telah disiapkan bersama Bank Kalteng. Hal ini penting untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan dan benar-benar membantu para guru,” katanya.
Editor : Frans Dodie