ilusrasi
JAKARTA, TOVMEDIA.CO.ID – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (13/10/2026). Rupiah turun 26 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.939 per dolar AS.
Posisi tersebut melemah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.913 per dolar AS. Pergerakan ini menunjukkan rupiah mengalami tekanan pada awal perdagangan.
Pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjadi perhatian pelaku pasar dalam mencermati perkembangan pasar keuangan. Pergerakan nilai tukar dapat berubah mengikuti dinamika permintaan dan penawaran mata uang di pasar.
Nilai tukar rupiah juga menjadi salah satu indikator yang diperhatikan karena dapat memengaruhi aktivitas ekonomi, terutama perdagangan internasional. Perubahan kurs berpotensi berdampak pada biaya impor barang dan bahan baku yang menggunakan dolar AS.
Pelaku pasar akan mencermati perkembangan ekonomi global dan domestik untuk melihat arah pergerakan rupiah selanjutnya. Namun, data pembukaan perdagangan tersebut belum cukup untuk memastikan tren rupiah sepanjang hari.
Editor : Frans Dodie
