Ketua Pengda Kagama Kalteng periode 2026-2031, Juni Gultom, menyampaikan arah kebijakan organisasi dalam Rapat Kerja Pengda Kagama Kalteng, Minggu (11/10/2026). Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Pengda Kagama) Kalteng menggelar rapat kerja (rakerda), Minggu (11/10/2026), di Palangka Raya. Agenda utamanya adalah menyusun program strategis organisasi masa bakti 2026-2031. Agenda ini memetakan langkah konkret pengurus dalam mengawal pembangunan daerah.
Ketua Pengda Kagama Kalteng periode 2026–2031, Juni Gultom, mengatakan, penyusunan program kerja menjadi langkah awal organisasi dalam menentukan kontribusi selama lima tahun ke depan. Kagama akan mengkaji berbagai isu strategis daerah sebagai dasar untuk merumuskan program pembangunan.
“Kami akan menganalisis isu-isu strategis daerah, kemudian merumuskan program untuk membangun Kalteng. Kami juga akan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah daerah maupun pemerintah nasional,” kata Juni.
Menurut Juni, Kalteng memiliki wilayah yang luas dan kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Ia ingin Kagama ikut merumuskan langkah agar masyarakat dapat merasakan manfaat kekayaan alam tersebut.
Juni menegaskan, Kagama perlu mengambil peran nyata dalam pembangunan daerah. Ia mengajak para alumni tidak hanya menjadikan organisasi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga membangun kemitraan dengan pemerintah melalui program yang saling melengkapi.
“Kita tidak boleh berpikir lokal, tetapi harus berpikir nasional, bahkan internasional. Namun, kita tetap bertindak lokal,” ujarnya.
Juni menyebut infrastruktur, konektivitas, dan pengelolaan sumber daya alam sebagai sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian. Ia menilai, Kalteng perlu mengoptimalkan potensi sebagai daerah penghasil sumber daya alam sekaligus memastikan masyarakat merasakan manfaatnya.
Ia juga mendorong perhatian terhadap konektivitas antardaerah dan antarprovinsi. Juni menyinggung rencana pembangunan jalur kereta api yang sebelumnya telah dicanangkan.
Menurut dia, jalur kereta api dapat mendukung konektivitas wilayah di Kalimantan. Ia berharap, pengembangan infrastruktur tersebut membantu memperlancar hubungan antardaerah.
“Konektivitas antardaerah, bahkan antarprovinsi, sangat bagus untuk masa depan Kalimantan,” katanya.

Juni meminta Kagama menyusun program sesuai kebutuhan daerah dan menghindari duplikasi program pemerintah. Ia ingin organisasi membangun kemitraan yang jelas agar para alumni dapat mendukung agenda pembangunan nasional dan visi-misi Gubernur Kalteng, termasuk semangat Manggatang Utus.
Juni juga mengajak seluruh pengurus menjaga komitmen dan mewujudkan rencana kerja melalui tindakan nyata. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab, kerja sama, dan konsistensi selama masa kepengurusan hingga 2031.
“Tantangan sesungguhnya adalah bagaimana kita mengeksekusi dan mewujudkan apa yang telah kita rencanakan menjadi aksi nyata,” ujarnya.
Ia meminta para pengurus saling mendukung ketika menghadapi kendala dan terus menjalankan program hingga akhir masa kepengurusan.
Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengda Kagama Kalteng periode 2026–2031, Mukti Aji, menjelaskan bahwa Rakerda bertujuan merumuskan arah organisasi dan menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan.
Mukti menekankan pentingnya forum tersebut untuk menyelaraskan gagasan para pengurus dan menentukan prioritas program. Ia berharap, Rakerda menghasilkan rencana kerja yang terarah, sesuai kebutuhan daerah, serta mendorong kontribusi nyata Kagama bagi masyarakat.
Editor: Frans Dodie*
