PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia asal Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menyoroti capaian positif Pendapatan dan Hibah APBN di Kalimantan Tengah yang hingga 31 Mei 2026 tercatat mencapai Rp5,56 triliun atau 47,68 persen dari target APBN, meningkat sekitar 77,69 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Teras Narang, capaian tersebut menunjukkan bahwa perekonomian Kalimantan Tengah masih memberikan kontribusi penting terhadap pendapatan nasional. Ia menilai, tingginya penerimaan negara yang didorong sektor perpajakan, perdagangan internasional, hingga ekspor komoditas unggulan seperti batubara dan minyak kelapa sawit atau CPO, menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi daerah masih bergerak positif.
“Laporan ini menunjukkan bahwa daerah kita memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Tren positif ini tentu ditopang oleh tingginya nilai komoditas ekspor di pasar global, mulai dari sektor pertambangan hingga produk olahan perkebunan sawit,” ujar Teras Narang.
Meski demikian, mantan Gubernur Kalimantan Tengah itu menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang baik tidak seharusnya hanya terlihat dari besarnya penerimaan negara atau kontribusi sektor korporasi semata. Ia berharap pertumbuhan ekonomi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
Menurutnya, manfaat pertumbuhan ekonomi harus menjangkau sektor produktif masyarakat, terutama petani, pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, serta berbagai sektor usaha lokal lainnya agar kesejahteraan masyarakat meningkat secara merata.
Selain itu, Teras Narang juga berharap tren positif pendapatan negara dari Kalimantan Tengah dapat menjadi pertimbangan dalam peningkatan transfer anggaran ke daerah pada tahun mendatang. Hal itu dinilai penting agar capaian besar dari daerah tidak berbanding terbalik dengan kondisi pemerintah daerah yang saat ini dituntut melakukan berbagai efisiensi anggaran pembangunan.
Ia juga mendorong pemerintah daerah mulai memikirkan pengembangan sumber-sumber ekonomi baru di luar ketergantungan terhadap sektor komoditas, salah satunya melalui penguatan UMKM, pengembangan produk lokal berorientasi ekspor, industri kerajinan daerah, serta inovasi teknologi berbasis sumber daya manusia.
“Tidak mudah, tetapi dengan langkah bertahap, perencanaan yang baik, serta komitmen berkelanjutan, saya percaya Kalimantan Tengah mampu membangun fondasi ekonomi yang lebih kuat, merata, dan berkeadilan. Untuk Kalteng, untuk Indonesia. Daerah maju, Indonesia makmur dan sejahtera,” tegasnya.Versi ini sudah terasa seperti rilis resmi/pernyataan Teras Narang untuk portal berita.
Penulis : Wiyandri