OJK Kalteng menyampaikan perkembangan pasar modal dalam media update, Selasa (30/6/2026). Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Minat masyarakat Kaleng berinvestasi di pasar modal terus meningkat. OJK Kalteng mencatat jumlah investor saham mencapai 225.128 Single Investor Identification (SID) hingga April 2026. Angka ini meningkat 105,11 persen ketimbang tahun sebelumnya.
Peningkatan jumlah investor turut diikuti lonjakan nilai transaksi saham dan penjualan produk reksa dana yang mencerminkan semakin tingginya partisipasi masyarakat di pasar modal.
Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, mengemukakan, nilai transaksi saham mencapai Rp1,311 triliun. Jumlah ini meningkat 95,50 persen ketimbang April 2025 yang sebesar Rp670,83 miliar.
Selain itu, Securities Crowdfunding (SCF) telah menghimpun pendanaan sekitar Rp7 miliar sebagai alternatif pembiayaan bagi UMKM dan perusahaan rintisan di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, kata Primandanu, penjualan produk reksa dana melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) juga meningkat tajam. Nilainya mencapai Rp79,15 miliar atau naik 562,67 persen ketimbang tahun sebelumnya sebesar Rp11,94 miliar.
Menurut Primandanu, peningkatan tersebut menunjukkan pemulihan ekonomi dan stabilitas pasar yang mendorong kepercayaan masyarakat untuk berinvestasi.
Editor: Frans Dodie*