Sekda Kapuas, Usis I Sangkai, didampingi Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, menyerahkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran permukiman dan angin puting beliung di Aula Kantor BPBD Kapuas, Rabu (24/6/2026). Foto: Ist
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Pemkab Kapuas kembali menyalurkan bantuan kepada warga yang terdampak kebakaran permukiman dan angin puting beliung. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana.
Sekda Kapuas, Usis I Sangkai, menyerahkan bantuan secara langsung kepada para korban di Aula Kantor BPBD setempat, Rabu (24/6/2026). Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandiangan, turut mendampingi dalam kegiatan tersebut.
Usis mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya hadir di tengah masyarakat yang mengalami musibah. Menurutnya, bantuan tersebut memang tidak dapat menggantikan seluruh kerugian para korban. Namun, setidaknya dapat membantu meringankan beban mereka.
“Pemerintah daerah berupaya hadir di tengah masyarakat yang tertimpa bencana. Bantuan ini memang tidak dapat sepenuhnya menggantikan kerugian. Namun, setidaknya dapat meringankan beban dan membantu proses pemulihan para korban,” kata Usis.
Ia menegaskan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian, sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Pada kesempatan itu, Pemkab Kapuas menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan uang tunai kepada enam kepala keluarga. Satu kepala keluarga merupakan korban angin puting beliung di Desa Sei Tatas Hilir, Kecamatan Pulau Petak. Sementara lima kepala keluarga lainnya terdampak kebakaran permukiman yang terjadi di Kecamatan Selat, Kecamatan Pulau Petak, dan Kecamatan Kapuas Tengah.
Pemerintah daerah menyesuaikan besaran bantuan uang tunai berdasarkan tingkat kerusakan yang dialami korban. Untuk kategori rusak ringan, korban menerima bantuan sebesar Rp5 juta. Korban dengan kategori rusak sedang menerima Rp10 juta, sedangkan kategori rusak berat memperoleh bantuan sebesar Rp30 juta.
Selain menyerahkan bantuan, Usis juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Ia menilai, kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini berpotensi memicu kebakaran maupun bencana cuaca ekstrem.
Editor: Frans Dodie*