PEREKAMAN – Petugas Disdukcapil Barito Utara melakukan perekaman KTP elektronik bagi pelajar di SMAN 1 Teweh Timur, Kecamatan Teweh Timur. Foto : istimewa
MUARA TEWEH, TOVMEDIA.CO.ID – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Utara terus berupaya mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat, khususnya kalangan pelajar.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program jemput bola perekaman KTP elektronik langsung ke sekolah-sekolah.
Program tersebut menyasar peserta didik tingkat SMA, SMK, MA, dan sederajat yang telah berusia 16 tahun ke atas. Dengan layanan ini, para pelajar tidak perlu datang ke kantor Disdukcapil untuk melakukan perekaman data biometrik karena petugas hadir langsung ke sekolah.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, mengatakan program jemput bola dilaksanakan sebagai bentuk peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri serta Disdukcapil Provinsi Kalimantan Tengah.
“Melalui program jemput bola ini, kami ingin mempermudah akses layanan administrasi kependudukan bagi para pelajar yang telah memasuki usia wajib perekaman. Selain mendukung akurasi data kependudukan, langkah ini juga penting untuk menunjang berbagai pelayanan publik dan kebutuhan akses digital di masa mendatang,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Hendra menjelaskan, salah satu kegiatan yang telah dilaksanakan yakni perekaman KTP-el di SMA Negeri 1 Teweh Timur. Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara bertahap di sekolah-sekolah lain di Kabupaten Barito Utara agar semakin banyak pelajar yang dapat terlayani.
Menurutnya, perekaman KTP-el sejak usia 16 tahun juga menjadi bagian penting dalam menyiapkan data kependudukan yang akurat, termasuk untuk mendukung validitas data pemilih pemula pada pemilu mendatang.
“Kami berharap peserta didik yang telah berusia 16 tahun ke atas dan belum melakukan perekaman dapat segera berkoordinasi dengan pihak sekolah atau memantau jadwal pelayanan dari Disdukcapil agar seluruh data kependudukan dapat terpenuhi dengan baik,” katanya.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin memberikan apresiasi terhadap langkah Disdukcapil yang aktif mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan pelayanan kepada pelajar.
Menurutnya, program jemput bola sangat membantu masyarakat karena pelayanan menjadi lebih mudah dijangkau dan tidak memerlukan waktu tambahan untuk datang ke kantor pelayanan.
“Program jemput bola seperti ini sangat baik karena memudahkan masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mendapatkan dokumen kependudukan tanpa harus datang ke kantor pelayanan. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Shalahuddin.
Ia berharap seluruh sekolah dapat mendukung pelaksanaan program tersebut sehingga target perekaman KTP-el bagi pelajar di Kabupaten Barito Utara dapat tercapai secara optimal. Selain untuk kebutuhan administrasi, kepemilikan identitas kependudukan yang lengkap juga penting dalam mendukung berbagai layanan dan program pembangunan daerah.
Editor : Frans Dodie