Anggota Paskibraka Kotim Tahun 2025 melaksanakan tugas terakhirnya pada upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Foto Ist
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Badan Kesbangpol Kotim menyiapkan langkah lanjutan. Sebanyak 75 anggota Paskibraka 2025 menjadi sasaran. Mereka akan bertransformasi menjadi Duta Pancasila.
Kepala Bidang Ideologi, Badan Kesbangpol Kotim, Naning Sugiharti, menyampaikan hal itu di Sampit, Selasa (2/6/2026). Menurut Naning, tugas mereka hampir berakhir. Mereka telah menuntaskan tugas pengibaran bendera. Tugas itu berlangsung pada Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026).
Sebelumnya, mereka juga sukses bertugas. Mereka mengibarkan Merah Putih saat HUT RI. Upacara itu berlangsung pada peringatan kemerdekaan. Namun, pengabdian mereka belum selesai. Kesbangpol menyiapkan tugas lanjutan. Tugas itu berfokus pada pembinaan ideologi.
Selanjutnya, status mereka berubah. Mereka menjadi Purna Paskibraka Kotim. Setelah itu, mereka mengikuti program kaderisasi. Kesbangpol mewajibkan mereka mengikuti Diklat PIP. Pelatihan berlangsung secara bertahap. BPIP mengelola program tersebut. Sistemnya berbasis LMS nasional.
“Sebagai Duta Pancasila, tugas mereka dimulai. Mereka mengarusutamakan nilai-nilai Pancasila,” kata Naning.
Selain itu, alumni Paskibraka menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengikuti program lanjutan. Capaian itu berlangsung tiga tahun terakhir. Naning mencatat tingkat partisipasi sangat tinggi. Hampir seluruh peserta menyelesaikan sertifikasi. Mereka mengikuti seluruh tahapan pembinaan.
“Tiga tahun terakhir mencapai hampir 99 persen. Tahun ini kami berharap seluruh peserta lulus,” ujarnya.
Kesbangpol menargetkan seluruh peserta berhasil. Mereka ingin memperkuat jejaring ideolog muda. Upaya itu menyasar seluruh wilayah daerah.
Sementara itu, anggota Paskibraka, Ahmad Noor Rizky, menyambut positif program tersebut. Ia mengaku bangga menyelesaikan tugasnya. Ia juga siap menjalani peran baru.
Rizky berkomitmen mengikuti pelatihan lanjutan. Ia ingin memahami nilai Pancasila. Kemudian, ia akan menyebarkannya kepada masyarakat.
“Saya ingin menjadi Duta Pancasila. Saya ingin berbagi nilai Pancasila,” kata Rizky.
Editor: Frans Dodie*