PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Komitmen bersama dalam memerangi peredaran narkotika kembali diperlihatkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti-Narkoba (GDAN) di kawasan Puntun, Kecamatan Pahandut, Senin (1/6/2026).
Kegiatan yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi langkah strategis dalam upaya mengubah stigma kawasan Puntun yang selama ini dikenal rawan peredaran narkoba, menuju lingkungan yang lebih aman, tertib, dan bebas narkotika.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, Pemerintah Provinsi dan Kota Palangka Raya, aparat kepolisian, BNN, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan yang menyatukan komitmen dalam pemberantasan narkoba.
Pembangunan posko ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor, melibatkan pemerintah, aparat penegak hukum, serta elemen masyarakat dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di lapangan.
Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa kawasan Puntun menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena masih terdapat aktivitas peredaran narkoba yang berulang.
Ia menegaskan tidak ada toleransi bagi para pelaku dan memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara tegas dan berkelanjutan.
“Saya akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku peredaran narkoba di wilayah ini maupun di seluruh Kalimantan Tengah,” tegasnya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menyebut pembangunan posko ini sebagai langkah awal penting untuk mengubah citra kawasan Puntun dari stigma negatif menjadi kawasan yang lebih kondusif dan produktif.
Ketua Gerakan Dayak Anti-Narkoba (GDAN), Henock Binti, menegaskan posko ini akan beroperasi selama 24 jam dengan melibatkan unsur kepolisian, pemerintah, dan masyarakat dalam sistem pengawasan terpadu.
Selain pengawasan, posko juga akan difungsikan sebagai pusat edukasi dan sosialisasi bahaya narkoba bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Peletakan batu pertama ini menjadi simbol kuat persatuan seluruh elemen dalam memperkuat perang terhadap narkoba, sekaligus menegaskan komitmen bersama mewujudkan kawasan Puntun yang bersih dari narkotika.
Penulis : Wiyandri