Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Kotim, Nugroho Kuncoro Yudho
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Dinkes Kabupaten Kotim mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran DBD. Caranya dengan konsisten menerapkan gerakan 3M Plus.
Hingga 18 Mei 2026, tercatat 84 kasus terkait DBD di Kotim. Terdiri dari kasus terkonfirmasi, suspect, dan satu kasus Dengue Shock Syndrome (DSS).
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Nugroho Kuncoro Yudho, mengatakan, pengendalian DBD tidak bisa hanya mengandalkan fogging. Pengendaliannya harus melalui pemberantasan sarang nyamuk secara rutin.
“Fogging bukan solusi utama, yang paling efektif adalah 3M Plus,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).
Gerakan 3M meliputi menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Sementara langkah Plus mencakup penggunaan larvasida, kelambu, obat anti nyamuk, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah.
Pemkab Kotim juga mengajak seluruh elemen masyarakat, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Hal tersebut untuk meningkatkan peran aktif dalam pencegahan agar tidak terjadi lonjakan kasus.
Editor: Frans Dodie*