Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyerahkan bantuan secara langsung kepada jemaat gereja lintas denominasi di GPIB Ebenhaezer, Palangka Raya, Kalteng, Minggu (18/10/2026). Foto Ist
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, memberi peringatan keras agar penyaluran bantuan pemerintah tepat sasaran. Ia melarang warga mampu mengambil hak masyarakat miskin.
Agustiar menegaskan hal itu saat menyerahkan bantuan kepada jemaat gereja lintas denominasi di GPIB Ebenhaezer Palangka Raya, Minggu (18/10/2026).
“Masyarakat yang sudah berkecukupan jangan mengambil kesempatan menerima bantuan. Pemerintah memprioritaskan bantuan ini khusus untuk warga kurang mampu,” kata Agustiar.
Ia menyebut, kepemilikan kendaraan mewah sebagai tolok ukur kelayakan penerima. Petugas harus memantau hal tersebut agar bantuan tidak salah alamat.
Dalam acara tersebut, Agustiar memberi perhatian khusus pada nasib penjaga rumah ibadah, seperti koster gereja dan marbot masjid. Pemerintah mencatat masih banyak penjaga tempat ibadah belum mengantongi honor tetap.
“Pemerintah membawa bantuan ini karena memahami kondisi kesejahteraan para penjaga tempat ibadah. Mereka merawat rumah ibadah dan melayani masyarakat setiap hari,” tuturnya.
Selain koster gereja, Pemprov Kalteng merangkul pekerja keagamaan lain serta guru Sekolah Minggu yang memenuhi syarat. Agustiar meminta warga segera melaporkan tetangga mereka yang belum mendapat bantuan pemerintah. Ia juga mengajak perwakilan warga menyampaikan aspirasi secara langsung agar pemerintah dapat memetakan kebutuhan masyarakat secara akurat.
Melalui program ini, Pemprov Kalteng terus memperluas jangkauan jaminan sosial ke seluruh lapisan masyarakat.
Editor: Frans Dodie*
