Pemain dan pelatih Sylva Kalteng menunjukkan trofi juara ketiga bersama usai mengikuti Indonesia Sentra League (ISL) Seri Nasional U-11 di Stadion Warung Jambu, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Senin (22/6/2026). Foto Ist
MAJALENGKA, TOVMEDIA.CO.ID – Tim sepak bola usia dini Sylva Kalteng berhasil mengharumkan nama daerah. Tim tersebut merebut juara tiga bersama pada ajang Indonesia Sentra League (ISL) Seri Nasional U-11 Tahun 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Tim muda asal Kalteng itu mencatatkan hasil membanggakan setelah bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Sejak fase grup hingga babak gugur, para pemain Sylva Kalteng tampil konsisten dan menunjukkan semangat juang tinggi.
Pelatih Sylva Kalteng, Hirsup Wanma, menilai, para pemain telah mengerahkan kemampuan terbaik selama turnamen berlangsung.
“Anak-anak sudah menunjukkan permainan yang luar biasa. Mereka mampu bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia. Hasil ini menjadi pengalaman berharga bagi perkembangan pemain muda Sylva Kalteng,” kata Hirsup, Senin (22/6/2026).
Pada fase grup, Sylva Kalteng mengawali perjuangannya dengan mengalahkan SSB H. Apud Cirebon, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan skor 3-1. Setelah itu, Sylva Kalteng menahan imbang Mandala Merah Kabupaten Majalengka dengan skor 3-3.
Dua hasil tersebut mengantarkan Sylva Kalteng keluar sebagai juara Grup A dan melangkah ke babak delapan besar.
Pada babak perempat final, Sylva Kalteng menghadapi Garuda Junior dari Provinsi Riau. Tim asuhan Hirsup Wanma terus memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. Namun, Garuda Junior berhasil memanfaatkan peluang dan memenangkan laga dengan skor 2-0.
Meski gagal melaju ke semifinal, Sylva Kalteng tetap mengamankan posisi juara tiga bersama. Penampilan atraktif dan semangat pantang menyerah para pemain juga menarik perhatian penonton yang memadati Stadion Warung Jambu, Kabupaten Majalengka.
Pelatih kiper Sylva Kalteng, Dedy Sukirin atau Toldo, mengapresiasi mental bertanding yang ditunjukkan para pemain selama kompetisi.
“Yang paling penting adalah proses. Anak-anak berani bermain, mampu menjaga kekompakan, dan menghadapi lawan-lawan kuat dari berbagai provinsi. Ini menjadi modal besar untuk pembinaan sepak bola usia dini di Kalteng,” ujarnya.
Mantan penjaga gawang Persepar Palangka Raya itu menegaskan hasil tersebut membuktikan pemain muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional jika mendapatkan kesempatan dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Prestasi ini bukan hanya tentang juara, tetapi bagaimana anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding di level nasional,” tambahnya.
Apresiasi dari Pemko Palangka Raya
Sementara itu, Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Kota Palangka Raya, Eko Manaldi, mengapresiasi pencapaian Sylva Kalteng U-11. Ia berharap prestasi tersebut memotivasi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih hasil lebih baik pada kompetisi berikutnya.
“Dengan hasil ini semoga menjadi motivasi ke depan, terutama bagi pengembangan cabang olahraga sepak bola di Kota Palangka Raya,” kata Eko.
Prestasi yang diraih Sylva Kalteng memperlihatkan hasil pembinaan sepak bola usia dini di Kalimantan Tengah. Keberhasilan tersebut sekaligus membuka peluang bagi para pemain muda daerah untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.
Editor: Frans Dodie*