Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Riska Agustin.
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Wakil Ketua I DPRD Kalimantan Tengah Riska Agustin, melaksanakan reses perseorangan di Desa Pangkalan Satu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Kegiatan reses ini menjadi kesempatan bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait kondisi infrastruktur desa yang menjadi perhatian utama masyarakat.
Sejumlah warga mengeluhkan kondisi jalan desa yang rusak parah, terutama saat musim hujan yang menyebabkan genangan air dan lumpur, sehingga aktivitas sehari-hari warga terganggu. Begitu pula saat musim kemarau, jalan yang berlubang mempersulit akses transportasi dan distribusi hasil pertanian.
Selain keluhan, warga juga menyampaikan apresiasi terhadap upaya Pemerintah Kabupaten Kobar yang telah melakukan pengecoran jalan secara bertahap sejak September lalu. Mereka berharap program ini dapat berlanjut hingga seluruh wilayah desa tersentuh pembangunan.
Riska Agustin menegaskan, semua aspirasi masyarakat akan diperjuangkan dan disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Kobar maupun Pemerintah Provinsi Kalteng. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara DPRD, Pemda, dan masyarakat agar pembangunan dapat tepat sasaran.
“Infrastruktur yang baik tidak hanya mempermudah mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan kegiatan ekonomi dan sosial. Kami berkomitmen menindaklanjuti aspirasi ini agar pembangunan jalan desa dapat direalisasikan secepat mungkin,” ujar Riska, Senin (10/11/2025).
Selain fokus pada jalan, Riska juga menerima masukan warga mengenai fasilitas umum lain, seperti penerangan jalan, drainase, dan fasilitas kesehatan yang masih terbatas. Menurutnya, pembangunan desa harus menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat agar berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan.
Kegiatan reses ini juga menjadi ajang silaturahmi dan dialog langsung antara wakil rakyat dan masyarakat. Warga merasa lebih didengar dan berharap aspirasi yang disampaikan dapat terealisasi. Riska pun menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mengawal pembangunan dan memberikan masukan secara konstruktif.
“Setiap aspirasi yang masuk menjadi catatan penting bagi DPRD. Kami akan memastikan bahwa suara masyarakat Desa Pangkalan Satu sampai ke pihak berwenang dan menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan,” tutup Riska.
Editor : Frans Dodie