RAKOR – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Yuas Elko bersama Perwakilan Kejati Kalteng Juriyah saat mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Bajakah Lantai I, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah. Foto : mmc.kalteng.go.id
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok menjelang Desember 2026, terutama saat perayaan Natal dan libur akhir tahun yang berpotensi meningkatkan kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang diikuti Pemprov Kalteng secara virtual, Senin (26/10/2026). Kegiatan berlangsung dari Ruang Rapat Bajakah Lantai I, Kantor Gubernur Kalteng.
Dilansir mmc.kalteng.go.id, Staf Ahli Gubernur Kalteng Yuas Elko mengikuti rakor bersama perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan instansi vertikal di wilayah Kalteng. Rapat dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir.
Dalam arahannya, Tomsi menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tetap terjangkau masyarakat. Pemerintah daerah perlu mewaspadai pergerakan harga sejumlah komoditas pangan, seperti cabai, beras, dan daging ayam, yang dapat memengaruhi inflasi.
Tomsi juga meminta pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi sejak dini untuk menghadapi peningkatan kebutuhan masyarakat menjelang akhir tahun. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni menggelar operasi pasar bersama Perum Bulog guna menjaga keterjangkauan harga pangan.
“Desember perlu kita antisipasi sejak dini. Kami berharap pemerintah daerah bersama Bulog dapat melaksanakan operasi pasar secara bersama-sama,” ujar Tomsi.
Selain operasi pasar, pemerintah daerah diminta meningkatkan pemantauan langsung terhadap harga dan ketersediaan bahan pokok di lapangan. Langkah ini diperlukan untuk mengidentifikasi persoalan serta menentukan penanganan sesuai kondisi riil di masing-masing daerah.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Yuas Elko menegaskan pengendalian inflasi perlu dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Upaya tersebut penting untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat terhadap kebutuhan pokok.
“Pengendalian inflasi ini harus kita lakukan sepanjang waktu, bukan hanya satu tahun. Ini menyangkut kebutuhan yang dirasakan dan dinikmati bersama oleh masyarakat,” ujar Yuas.
Editor : Frans Dodie
