ASN dan tenaga non-ASN Pemkab Gunung Mas mengikuti pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk meningkatkan keterampilan memberikan pertolongan pertama dalam situasi darurat, Selasa (13/10/2026).
GUNUNG MAS, TIVMEDIA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas melalui Dinas Kesehatan menggelar Sosialisasi dan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi ASN dan tenaga non ASN si wilayah setempat, seperti yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gumas, Selasa, 13 Oktober 2026.
“Kegiatan sosialisasi dan pelatihan tersebut dilaksanakan sebagai komitmen pemerintah dalam meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja. Kegiatan ini mulai dari Selasa, 13 Oktobaer 2026 hingga Rabu, 21 Oktober 2026 sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” kata Sekda Gumas Richard.
Richard mengintruksikan agar para ASN mupun tenaga non ASN di instansi masing-masing untuk hadir dan berpartisipasi aktif sebagai peserta.
Pada kegiatan tadi pagi dihadiri pula oleh Ketua Forum Kabupaten Gunung Mas Sehat (FKGMS) Mimie Mariatie. Dirinya menyambut baik dengan adanya kegiatan tersebut.

“Pelatihan BHD merupakan kegiatan yang bermanfaat karena berkaitan erat dengan situasi darurat yang dapat terjadi dalam kehidupan sehari-hari,” kata Mimie.
Ia juga mengapresiasi kehadiran dan partisipasi para peserta. Menurutnya, pengetahuan mengenai pertolongan pertama sangat penting untuk membantu seseorang yang mengalami kondisi darurat sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kita semua. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa saja menghadapi situasi darurat, misalnya ketika seseorang mengalami tersedak. Dengan memiliki pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama, kita dapat mengetahui langkah yang tepat untuk memberikan bantuan awal,” ungkap Mimie.
Mimie berharap sosialisasi dan pelatihan BHD dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, setidaknya setiap tahun, serta diperluas hingga ke masyarakat.
Dengan demikian, semakin banyak orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk memberikan pertolongan kepada sesama ketika menghadapi keadaan darurat.
Penulis : Wiyandri
Editor : Frans Dodie
