Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra
NANGA BULIK, TOVMEDIA.CO.ID – Kabupaten Lamandau memimpin sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di Provinsi Kalteng sepanjang 2025. Badan Pusat Statistik mencatat persentase penduduk miskin di Lamandau mencapai 3,33 persen. Capaian ini menempatkan Lamandau di posisi pertama se-Kalteng.
Capaian tersebut menegaskan keberhasilan pemerintah daerah dalam menurunkan angka kemiskinan. Pemkab Lamandau secara konsisten memperkuat ekonomi lokal dan memperluas akses layanan dasar. Selain itu, pemerintah menjalankan program pemberdayaan masyarakat hingga ke pelosok desa.
“Lamandau memiliki keunggulan pada sektor kehutanan berkelanjutan, pertanian, dan pariwisata alam yang terus tumbuh,” kata Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, Minggu (4/1/2026).
Ia menyebut, pemerintah daerah mengelola potensi tersebut untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Pemerintah juga mendorong investasi yang ramah lingkungan.
Selanjutnya, data BPS menunjukkan Kota Palangka Raya berada di peringkat kedua dengan angka kemiskinan 3,62 persen. Kabupaten Sukamara menyusul dengan 4,02 persen. Kemudian, Kabupaten Kotawaringin Barat mencatat 4,27 persen dan Pulang Pisau 4,79 persen.
Pemkab Lamandau meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah juga membangun infrastruktur dasar untuk membuka peluang ekonomi baru. Di sisi lain, pemerintah menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran.
Selain itu, pemerintah daerah terus mengevaluasi dan menyempurnakan program pengentasan kemiskinan. Pemerintah melibatkan perangkat desa dan pelaku usaha lokal dalam pelaksanaan program. Langkah ini menjaga efektivitas kebijakan di lapangan.
“Kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lamandau,” ujar Rizky.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan. Pemerintah menargetkan pembangunan yang inklusif dan merata.
Dengan hasil tersebut, Lamandau menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah daerah berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi kabupaten lain. Pemerintah pun terus memprioritaskan kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
Editor: Frans Dodie