Wabup Kapuas, Dodo, menyalakan lilin saat ibadah dan perayaan Natal di Gereja GKE Pandohop, Minggu (14/12/2025). Foto Istimewa
KUALA KAPUAS, TOVMEDIA.CO.ID – Wabup Kapuas, Dodo, mendorong keluarga dan gereja aktif membimbing anak-anak agar terhindar dari dampak negatif gawai dan medsos.
Ia menekankan bahwa anak-anak membutuhkan pengawasan orang tua dan pendamping rohani untuk membentuk karakter dan iman di era digital. Dengan langkah ini, generasi muda dapat tumbuh bertanggung jawab dan berakhlak baik.
“Khususnya penggunaan medsos dan gawai yang jika tidak tersaring dengan baik dapat berdampak negatif bagi anak-anak,” kata Dodo, saat menghadiri perayaan Natal di Gereja GKE Pandohop, Minggu (14/12/2025).
Dodo menambahkan, keluarga merupakan tempat utama menanamkan nilai kasih Kristus. Ia meminta orang tua menjadi teladan dalam mendidik anak-anak agar mereka berkarakter dan berprestasi.
Ia memperingatkan bahwa media digital bisa menimbulkan masalah jika orang tua tidak memfilter penggunaannya. “Ini tugas kita bersama, terutama di lingkungan keluarga dan pelayanan gereja, agar anak-anak kita tumbuh dalam iman, kasih, dan tanggung jawab,” tegasnya.
Selain itu, Dodo menyampaikan bahwa Pemkab Kapuas berkomitmen mendukung pembangunan Gereja GKE Pandohop. Namun, bantuan tidak dapat direalisasikan pada 2026 karena adanya pemangkasan dana transfer ke daerah.
“Ke depan pemerintah daerah tetap berkomitmen membantu pembangunan gereja ini, tapi tidak pada 2026 karena kondisi keuangan daerah cukup berat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan fokus menyelesaikan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kendala konektivitas, khususnya jalur Mantangai hingga Timpah. Pemerintah menargetkan rampungnya proyek ini pada 2025-2026, sementara pembangunan lain akan berlanjut mulai 2027.
Dodo mengajak masyarakat Kecamatan Dadahup menjaga fasilitas publik dan memberikan kritik yang membangun kepada pemerintah daerah. Ia juga menyampaikan ucapan Natal dan Tahun Baru, serta berdoa agar setiap langkah masyarakat disertai Tuhan Yesus Kristus.
Editor: Frans Dodie