Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, melakukan panen dan penaburan benur di Shrimp Estate Berkah, Sukamara. Foto Istimewa
SUKAMARA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan, produksi udang vaname di daerahnya siap memasuki pasar ekspor setelah menunjukkan peningkatan signifikan.
Ia menilai, karakteristik perairan Kalteng sangat mendukung budidaya komoditas tersebut. Kondisi itu mendorong pemerintah mempercepat pengembangan sektor perikanan. Aktivitas panen di Shrimp Estate Berkah membuktikan produktivitas tambak terus meningkat. Ia juga melihat potensi ekonomi masyarakat pesisir semakin terbuka. Selain itu, permintaan pasar yang naik memberikan peluang ekspor lebih besar.
“Udang vaname sangat cocok untuk masyarakat Kalimantan Tengah, dapat diekspor dan menjanjikan,” kata Agustiar, saat melakukan panen dan tabur benur di Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, Minggu (11/12/2025).
Gubernur menjelaskan, pemerintah provinsi terus mendorong Shrimp Estate Berkah sebagai pusat produksi udang berskala besar. Ia memastikan kawasan itu mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional. Dengan begitu, masyarakat pembudidaya dapat merasakan manfaat ekonomi secara langsung.
Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut tidak hanya meningkatkan produksi, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar. Aktivitas perikanan di wilayah itu turut memicu tumbuhnya usaha pendukung lainnya. Pemerintah terus memberikan pendampingan untuk memperkuat kapasitas pembudidaya.
Dalam kegiatan panen tersebut, pemerintah menebar 400.000 ekor benur Udang Vaname. Tim lapangan juga memanen sekitar 3 ton udang siap jual. Angka itu menunjukkan tambak memiliki tingkat produktivitas yang stabil.
Layak Dilanjutkan
Gubernur menyampaikan bahwa produksi udang vaname di Shrimp Estate Berkah telah mencapai lebih dari 349 ton sejak Februari hingga November 2025. Ia melihat capaian ini sebagai bukti kuat bahwa pengembangan tambak bisa berlangsung berkelanjutan. Pemerintah turut memperkuat dukungan infrastruktur dan teknologi budidaya.
Selain itu, Gubernur menekankan pentingnya menjaga kualitas lingkungan agar budidaya tidak merusak ekosistem perairan. Ia mendorong seluruh pihak menjalankan praktik budidaya yang ramah lingkungan. Dengan langkah itu, produksi dapat bertahan dalam jangka panjang.
Gubernur berharap, Kalteng mampu menjadi daerah penghasil udang berkualitas yang menembus pasar ekspor. Ia optimistis udang vaname akan menjadi motor baru bagi ekonomi masyarakat pesisir. Pemerintah berkomitmen mengawal program perikanan ini secara konsisten.
Editor: Frans Dodie