Proses evakuasi korban kecelakaan maut di tengah kabut asap di Sampit, Kotim.
SAMPIT, TOVMEDIA.CO.ID – Kabut asap yang menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menjadi perhatian menyusul dua kecelakaan lalu lintas yang terjadi dalam dua hari berturut-turut. Insiden terbaru di Jalan Jenderal Sudirman Km 10, Jumat (23/10/2026) pagi, menewaskan dua pria yang mengendarai sepeda motor.
Kecelakaan maut tersebut melibatkan sepeda motor dan truk bak terbuka. Kedua korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius. Peristiwa ini menambah kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan saat kabut asap mengurangi jarak pandang di sejumlah ruas jalan Sampit.
Sehari sebelumnya, Kamis (22/10/2026), kecelakaan juga terjadi di Bundaran 0 Kilometer Sampit. Sebuah mobil Toyota Rush menabrak kawasan bundaran hingga mengalami kerusakan pada bagian depan. Pengemudi mobil tersebut sempat dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis.
Hardi, seorang sopir truk yang berada di sekitar lokasi kecelakaan terbaru, mengatakan kabut asap membuat kondisi berkendara semakin berisiko. Menurutnya, kendaraan di depan sulit terlihat sehingga pengemudi harus meningkatkan kewaspadaan.
“Saya sebagai sopir truk, memang kondisi seperti ini sangat bahaya, apalagi kendaraan di depan itu tidak terlihat. Kecelakaan pagi ini salah satu yang nyata sangat berbahaya di jalan raya,” kata Hardi.
Berkurangnya jarak pandang dapat menyulitkan pengemudi memperkirakan jarak antarkendaraan dan merespons situasi mendadak. Kondisi tersebut menuntut pengguna jalan mengurangi kecepatan serta menjaga jarak aman untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Meski kedua insiden terjadi ketika kabut asap menyelimuti Sampit, hubungan langsung antara kondisi tersebut dan penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Satlantas Polres Kotim masih menyelidiki kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman Km 10. Kendaraan yang terlibat juga telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.
Pengguna jalan diimbau mengutamakan keselamatan dengan mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, dan menghindari manuver mendadak. Jika jarak pandang terlalu terbatas, pengendara sebaiknya berhenti di lokasi yang aman dan melanjutkan perjalanan setelah kondisi memungkinkan.
Penulis Eka/list
Editor : Frans Dodie
