Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo
PALANGKA RAYA, TOVMEDIA.CO.ID – Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, mengumumkan Indeks SPBE 2025 mencapai 3,41 dengan kategori Baik. Angka ini menandai kemajuan transformasi digital di provinsi tersebut.
Pemerintah provinsi terus mempercepat digitalisasi layanan administrasi publik. Dibandingkan tahun 2024, nilai 3,41 menunjukkan peningkatan signifikan. Transformasi ini membuat layanan pemerintah lebih cepat, transparan, dan akuntabel.
“Capaian ini membuktikan komitmen kami menghadirkan transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Kenaikan dari 1,00 pada 2021 menegaskan keseriusan kami memodernisasi tata kelola pemerintahan,” ujar Agustiar, Rabu (7/1/2026).
Plt Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, menegaskan, pemerintah membangun ekosistem digital dengan konsisten. “Kami membangun infrastruktur teknologi, memperkuat regulasi, dan mengintegrasikan layanan administrasi serta publik sehingga skor 3,41 tercapai,” ujarnya.
Pemantauan SPBE 2025 menempatkan Domain Layanan SPBE pada nilai tertinggi 4,01. Sedangkan Domain Kebijakan SPBE 3,50, Tata Kelola SPBE 2,70, dan Manajemen SPBE 2,73. Kondisi ini menunjukkan pemerintah Kalteng berhasil mengoptimalkan layanan publik digital.
Sementara itu, Kepala Bidang E-Government, Syayuti, menjelaskan, pemerintah akan meningkatkan indikator SPBE tertentu pada 2026. “Kami fokus memperkuat audit TIK dan memperbarui peta proses bisnis untuk Indeks Pemerintah Digital tahun depan,” katanya.
Historis
Secara historis, pemerintah provinsi menanjakkan Indeks SPBE. Nilai meningkat dari 1,00 pada 2021, menjadi 1,90 pada 2022, 2,75 pada 2023, 2,87 pada 2024, dan 3,41 pada 2025. Tren ini menegaskan komitmen pemerintah mempercepat transformasi digital.
Tim Koordinasi SPBE Nasional menekankan pemerintah daerah harus menyiapkan diri menyongsong Indeks Pemerintah Digital. Fokus baru ini mendorong ekosistem digital holistik dan berorientasi pengguna, mendukung visi Indonesia Emas.
Pemerintah provinsi, tim koordinasi, dan asesor eksternal bersinergi mempercepat transformasi digital. Gubernur Agustiar meminta semua pimpinan daerah terus memperkuat inovasi digital demi layanan publik optimal.
Editor: Frans Dodie